image

foto ilustrasi - istimewa

06 Desember 2017 | 20:12 WIB | Pilkada Serentak

Persepsi Buruk Terhadap Pilkada Pengaruhi Tingkat Partisipasi

BANDUNG, suaramerdeka.com- Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, menyebut persepsi buruk masyarakat terhadap Pilkada Serentak 2018 bakal berpengaruh terhadap pelaksanaan di lapangan termasuk tingkat partisipasi pemilih. "Persepsi buruk itu bisa menjadikan pula pemilih enggan datang ke TPS, persepsi itu bisa berpengaruh pula terhadap calon kepala daerah," jelasnya di Bandung, Kamis (6/12).

Dengan munculnya fenomena kabar hoax, pihaknya berharap semua pihak dapat bersinergi guna mengoptimalkan sosialisasi akan urgensi pemilihan. Dia merujuk pengalaman Pilgub Jabar 2008 yang dinilai menyejukan. Pada saat itu, sosmed memang belum sesemarak pada saat ini. Tapi atmosfirnya, katanya, semestinya bisa ditebarkan kembali.

"Persepsi Pilgub pada saat itu positif, hasilnya legitimasi Pilgub kuat, nyaris tak ada yang demo, hasil KPU diakui, yang tak puas diserahkan ke jalur MK, sebelumnya tak ada hal aneh apalagi yang tak faktual," ujarnya.

Dalam kaitan itu, pihaknya ingin menjadikan hajatan Pilgub sebagai wisata politik. Dengan kemasan tersebut diharapkan pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung kondusif. "Jadi kita bukan datang sekadar karena tertarik kuliner, tetapi sebagai momentum yang perlu dilihat, ditambah dengan sentuhan entertainment akan jauh dari ketegangan," tandasnya.

Dengan suasana yang nyaman, Yayat Hidayat optimis Pilgub bisa menyebarkan aura positif. Masyarakat pun akan dengan sendirinya mendatangi TPS guna menyalurkan hak pilihnya. Karena mereka punya ruang cukup untuk mengenal figur pilihannya.

(Mahendra Bungalan /SMNetwork /CN40 )