image

PELAYANAN KESEHATAN: Warga Desa Tempur Kecamatan Keling yang terletak di kaki Gunung Muria mendatangi pelayanan pengobatan gratis. Kegiatan ini digelar kerja sama antara Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN) dengan Bakti Sosial Djarum Foundation, Sabtu (25/11). (Foto: suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

25 November 2017 | 13:30 WIB | Suara Muria

Warga Desa Tempur Terlayani Pengobatan Gratis

JEPARA, suaramerdeka.com -Lebih dari  596 warga Desa Tempur Kecamatan Keling, yang berada di kaki Gunung Muria mendapatkan pelayanan pengobatan gratis. Kegiatan ini digelar sebagai kerja sama antara Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN) dengan Bakti Sosial Djarum Foundation, Sabtu (25/11).

Warga dengan sabar menunggu pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis yang dilayani empat orang dokter dari Puskesmas Keling I beserta sejumlah tenaga medis. Mereka yang datang kebanyakan usia manula dan sebagian anak-anak. Yang sering dikeluhkan warga adalah masalah mata, nyeri gigi, demam, asam urat serta beberapa penyakit lainnya.

Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang ada di daerah pelosok, untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Menurut dia, meski sudah terlayani dengan adanya puskesmas, namun karena letak Desa Tempur jauh dan pelosok, maka bantuan pelayanan kesehatan dengan cara mendatangi desa setempat, dianggap lebih efektif.

''Kegiatan ini merupakan pelaksanaan bakti sosial pelayanan medis dan kesehatan yang ke-67. Selama ini kami terus aktif membantu masyarakat-masyarakat yang ada di daerah pelosok jauh dari akses pelayanan kesehatan. Harapan kami, masyarakat akan terlayani dalam hal kesehatan dan bisa mengobati penyakitnya,''jelas Arvi.

Sedangkan Koordinator YBIN, dr Mada Gautama berharap, dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya dibantu empat dokter dan lima orang tenaga kesehatan bisa membantu melayani warga Tempur dan sekitarnya.

''Dengan badan yang sehat kita bisa kembali beraktivitas dan bekerja seperti sedia kala. Tidak hanya yang sakit namun yang sehat juga perlu cek tensi, gula darah atau menambah dengan asupan vitamin,'' ungkap dr Mada.

Sementara itu Kepala Desa Tempur, Sutoyo menjelaskan, kegiatan ini sangat bagus, dan sangat membantu kesehatan masyarakat desa. 

''Kesehatan sangat berkaitan erat dengan pola hidup masyarakat. Kami berharap warga juga melaksakan pola hidup sehat, sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Meskipun baru kali ini, kami minta agar kegiatan semacam ini bisa berkelanjutan di lain waktu,'' tutur Sutoyo. 

(Irawan Aryanto /SMNetwork /CN41 )