image

foto: istimewa

15 November 2017 | 01:40 WIB | Pilkada Serentak

Dedy: Perlu Solidaritas Naikan Elektabilitas Partai Golkar

BANDUNG, suaramerdeka.com - Partai Golkar mesti hati-hati dengan tren penurunan elektabilitas di Jabar terlebih dalam waktu dekat bakal berlangsung dua hajatan besar politik yakni Pilgub 2018 dan Pilpres 2019.

Pasalnya, terjadi penurunan dukungan yang relatif signifikan di wilayah lumbung suara itu dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan hasil survei terbaru yang diakses partai, tingkat keterpilihan partai beringin itu anjlok hingga 6 persen. 

"Semula posisi kita masih meraih dukungan 18 persen, tapi tiba-tiba saja turun menjadi 12 persen, hanya dalam tempo sebulan kita kehilangan sampai 6 persen," tandas Ketua Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi di Bandung, Selasa (14/11).

Dedi tak mau mengungkapkan penyebab anjlokan tersebut. Hanya saja, dia seperti tak menampik persoalan yang tengah ramai mendera Golkar belakangan ini berpotensi andil atas kondisi tersebut.

"Saya tak bisa mengungkapkannya, nanti dibilang subjektif, cukup publik yang memahaminya, biarkan mereka yang menilai," tandasnya.

Dedi menganggap kondisi penurunan elektabilitas tersebut memerlukan antisipasi segera. Tanpa respon cepat, dia menganggap tren itu bisa berpotensi membahayakan atas eksistensi partai.

"Jangan sampai elektabilitas ini jatuhnya terlalu jauh, karena implikasinya besar ke nasional. Kita tak bisa terbawa arus, apalagi cuma diam, sehingga elektabilitas terus menurun," tandasnya.

Untuk itu, Bupati Purwakarta itu langsung mengumpulkan pengurus kecamatan guna membangun solidaritas dan semangat kepartaian. Mereka, katanya, merupakan bagian garda terdepan partai di grass root.

"Atas kondisi tersebut, DPP dan DPD mestinya diskusikan langkah penanganan dan penyelematan partai dari tekanan psikologis dan keterpurukan, dan tak bicarakan individu, atau terjebak pada pembelaan individu," katanya.

(Setiady Dwi /SMNetwork /CN34 )