image
11 November 2017 | 13:32 WIB | Nasional

Kerapu Dorong Indonesia Menjadi Pusat Maritim Dunia

SEMARANG, suaramerdeka.com- Alumni Jurusan Ilmu Perikanan Universitas Diponegoro (Undip) harus bisa berkontribusi positif terhadap upaya memajukan dunia perikanan dan kemaritiman di Tanah Air. Pesan ini disampaikan Ketua Umum Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu) terpilih Abdul Kadir Karding.

“Saya mengajak seluruh keluarga besar alumni Jurusan Ilmu Perikanan UNDIP untuk ikut berperan dalam mendorong Indonesia menjadi pusat maritim dunia,” kata Karding dalam pidato pengukuhannya sebagai Ketua Umum Kerapu periode 2017-2022 di Semarang, Sabtu (11/11).

Karding mengatakan Indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Namun sayangnya potensi besar itu belum termanfaatkan secara optimal. “Harus diakui daya saing di sektor perikanan dan kemaritiman kita masih kalah dibandingkan dengan negara-negara lain, bahkan di ASEAN,” ujarnya.

Persoalan kemaritiman Tanah Air menurut Karding melingkupi sektor infrastuktur, hasil produksi perikanan, inovasi produk, akses permodalan bagi nelayan maupun pengusaha, hingga kerusakan ekosistem laut karena eksploitasi besar-besaran. Hal ini kata Karding salah satu sebab utamanya karena minimnya serapan tenaga kerja bagi para alumni jurusan perikanan. 

Ia mengatakan banyak di antara  lulusan jurusan perikanan yang setelah lulus tidak bekerja di sektor yang bersentuhan dengan dunia maritim. Akibatnya ilmu yang mereka pelajari selama di bangku perkuliahan tidak bisa diaplikasikan dalam kehidupan. “Ini sebuah ironi di negara yang memiliki kekayaan laut luar biasa,” katanya.

Mengelola Kekayaan Maritim

Melalui Kerapu, Karding ingin para lulusan ilmu perikanan mendapat tempat yang selayaknya di dunia kerja. Sebab merekalah yang paling memiliki otoritas dalam mengelola kekayaan maritim Indonesia. “Kunci kemajuan maritim Indonesia ada di tangan para alumni perikanan,” ujarnya.

Karding mengatakan eksistensi Kerapu sebagai sebuah organisasi ada di tangan para anggotanya. Ia mengajak para anggota Kerapu aktif menginisiasi berbagai kegiatan bertema maritim. Seperti memperkuat soliditas antaranggota dan pengurus, membentuk struktur kepengurusan di daerah-daerah yang memiliki potensi maritim,  hingga menggelar berbagai kajian yang terkait dengan pemecahan persoalan dunia maritim. “Hasil-hasil kajian itu nantinya bisa kita jadikan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan baik pemerintah maupun dunia usaha,” katanya.

Di luar itu, Karding berharap Kerapu tidak menjadi organisasi menara gading. Para anggota Kerapu perlu terjun langsung ke kantong-kantong nelayan mengamalkan ilmu yang dimiliki. Ia mencontohkan anggota Kerapu bisa membantu nelayan memperkenalkan metode pengolahan pascapanen untuk meningkatkan nilai produk tangkapan. “Tantangan kita menguatkan pendidikan, skill, mengolah tangkapan, dan membantu pemasaran produk-produk kelautan para nelayan,” ujarnya.

Sekretaris Jendral DPP PKB ini optimistis peluang menjadikan Indonesia negara maritim nomor satu dunia masih sangat terbuka lebar. Hal ini karena menurut Karding sejumlah pemimpin di Indonesia mulai dari Gusdur hingga Presiden Joko Widodo dengan program nawacitanya. 

Karding percaya soliditas dan konsitensi Kerapu untuk terus berjuang di lapangan akan membuat organisasi tidak hanya semakin dikenal publik, tapi juga benar-benar bisa dirasakan manfaatnya dalam kehidupan. “Saya sadar PR kita sangat banyak. Tapi saya juga yakin kita bisa menyelesaikannya bersama-sama,” kata alumni Ilmu Perikanan Undip angkatan 1992 ini. 

Karding terpilih menjadi ketua umum Kerapu melalui Musyawarah Nasional (Munas) III di Gedung BBPPI Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 16 September 2017. Ia dipilih karena memiliki pengalaman dalam mengelola organisasi dari sejak mahasiswa hingga sekarang. 

Pria kelahiran Donggala, 4 September 1973 ini mengaku bakal miningkatkan peran penting kealumnian perikanan Undip agar bisa berkiprah lebih baik bagi nusa dan bangsa di berbagai sektor. Karding juga berkomitmen meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak agar para alumni perikanan Undip bisa dengan mudah mengakses pekerjaan.  Untuk itu Karding juga berharap tiap alumni perikanan Undip senantiasa meningkatkan inovasi dengan cara meningkatkan penelitian terkait perikanan dan kemaritiman agar basic kerja mereka bisa berdaya saing. 

Untuk diketahui, Kerapu adalah organisasi kekeluargaan, keilmuan dan kemasyarakatan yang menghimpun alumni jurusan perikanan Undip. Dilansir dari lamandpp-kerapu.com, organisasi ini bertujuan untuk menggalang persatuan, kesatuan dan potensi organisasi dalam usaha untuk berbakti kepada almamater. Alumni Perikanan Universitas Diponegoro adalah meraka yang telah lulus dari Perikanan Undip, baik D3, S1, S2 maupn S-3. Disadari bahwa saat kini alumni perikanan undip telah menyebar ke seluruh pelosok Indonesia. Alumni merupakan bagian penting dari Civitas Akademika yang berperan untuk memberikan masukan bagi almamater, demi kemajuan dunia perikanan dan proses belajar-mengajar di Jurusan Perikanan Undip.

(Setiawan Hendra Kelana /SMNetwork /CN40 )