image

Sebagian peserta pelatihan tengah mengolah bahan yang dipilih oleh pembimbing. (suaramerdeka.com/Suprayitno)

02 November 2017 | 20:42 WIB | Suara Muria

Dongrak Daya Tarik Wisata dengan Pelatihan Membuat Kue

KUDUS, suaramerdeka.com– Sebanyak 40 orang perempuan warga Desa Colo (Gunung Muria), Kecamatan Dawe, Kudus, mengikuti praktik membuat kue berbahan hasil alam setempat Kamis (2/11) siang. Pelatihan serupa digelar pada Kamis (2/11) pagi di tempat yang tak beda, yakni Hotel Graha Muria, Gunung Muria.

Praktik memasak kue dengan bahan ubi tersebut dibimbing oleh dosen Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta, Ira Mayasari SPd MGizi, setelah sebelumnya memberikan materi secara teori. Nara sumber lain dalam pelatihan bagi warga masyarakat di desa wisata yang diadakan mulai Rabu (1/11), yaitu Rina Fitriani SPd MM.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Objek Wisata Kudus Disbudpar Kabupaten Kudus, Mutrikah SH menyatakan, dua orang pengajar STP Trisakti yang membimbing pelatihan, datang atas nama relawan. "Pelatihan ini kami maksudkan untuk memperkuat daya tarik objek wisata di kawasan makam Sunan Muria Raden Umar Said," tuturnya.

Ira Mayasari menjelaskan, pemilihan bahan yang mudah dijumpai di alam setempat, sengaja dilakukan untuk memberi pencerahan kepada warga masyarakat. Bahwa setelah bahan sederhana itu diolah, hasilnya mampu bersaing dengan kue yang mengandalkan bahan dengan harga mahal. Menurutnya, kue enak dan bergizi, tidak mesti harus mahal. Bahan lokal yang dimanfaatkan dalam praktik itu antara lain pisang tanduk, alpukat, ubi talas,ubi ganyong, serta kopi. Bahan itu dibuat menjadi cake, nugget, kue lumpur, kaki naga, muffin talas, brownies, kroket, cup cake, coffe cookies. 

(Supriyanto /SMNetwork /CN40 )

NEWS TERKINI