image

foto ilustrasi: istimewa

18 Maret 2018 | 22:24 WIB | Semarang Metro

Pembobol Bank Cari ATM di Lokasi Tak Terpantau

  • Pembobol Bank dengan Teknik Skimmping

SEMARANG, suaramerdeka.com- Para pelaku kejahatan perbankan dengan teknik mencuri data menggunakan alat penyalin data, diduga kuat memanfaatkan kelengahan petugas. Lokasi ATM yang dipilih berada di lokasi yang jauh dari jangkauan perbankan.

Direktur Indonesia eFraud Watch (IEW), Dr Solichul Huda mengatakan, kasus itu menjadi bahan evaluasi semua bank di Indonesia. Pasalnya, letak kesalahan ada pada pihak yang merawat mesin ATM. Lazimnya, menurut pengalamannya meneliti sistem keamanan perbankan, mesin ATM di dekat kantor cabang atau unit pemeliharaannya dilaksanakan oleh bank itu sendiri. Namun yang letaknya jauh dari kantor, biasanya diserahkan kepada vendor.

"Ini celah yang dipakai para pembobol ATM. Semestinya pengelola ATM dilakukan oleh bank itu sendiri. Biaya pemeliharaan bisa jadi tinggi, tapi biaya itu sepadan dengan kenyamanan nasabah bank," kata dia, Minggu (18/3).

(Zakki Amali /SMNetwork /CN40 )