image

PAPAN IMBAUAN: Sukarelawan memasang papan imbauan agar tidak membuang sampah di sungai saat kegiatan Reksa Bumi di kawasan Guci, Kabupaten Tegal. (suaramerdeka.com/Firdaus Ghozali)

18 Maret 2018 | 22:12 WIB | Suara Pantura

Sukarelawan Ambil 5 Ton Sampah di Sungai Gung

TEGAL, suaramerdeka.com- Sukarelawan dari berbagai unsur mengumpulkan sampah 5 ton di sepanjang aliran Sungai Gung di kawasan wisata Guci Kabupaten Tegal. Kegiatan bersih-bersih sampah tersebut merupakan rangkaian acara Reksa Bumi yang dipusatkan di G-Bug Selter Guci pada Sabtu (17/3).

Panitia Pelaksana kegiatan, Kamal, menjelaskan, kegiatan di sungai Gung dilaksanakan di beberapa titik. Dari pengumpulan sampah tersebut, terkumpul 100 karung dengan berat sekitar 50 kilogram untuk setiap karungnya.

‘’Total sampah di Sungai Gung kurang lebih 5 ton. Titik bersih-bersih dilakukan di antaranya di kawasan Curug Sigeyong, Jembatan Gantung, Curug Secaya, Pancuran 5, pintu air dan Kali Awu,’’ kata Kamal.

Papan Peringatan

Menurutnya, sukarelawan juga memasang papan peringatan di beberapa titik yang selama ini menjadi tempat pembuangan sampah liar. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen seperti pengelola wisata, vila, pedagang dan masyarakat untuk berkomitmen tidak membuang sampah di sungai.

‘’Lokasi tersebut dalam pengawasan sukarelawan pecinta lingkungan. Jadi kami berharap warga dan pengunjung wisata tidak membuang sampah sembarangan,’’ tambah dia.

Panitia lainnya, Untung Budi Pramono mengatakan, kegiatan Reksa Bumi tahun ini adalah yang kedua kali dilaksanakan. Kegiatan diikuti sekitar 500 sukarelawan dari 20 komunitas pecinta alam. Adapun Reksa Bumi pertama dilaksanakan pada 2014 silam.

‘’Tujuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional. Selain itu sebagai upaya untuk penyadaran masyarakat untuk peduli lingkungan dan diharapkan peserta reksa bumi ini dapat menjadi embrio-embrio baru yang melahirkan generasi pecinta/peduli lingkungan yang menyebar di Kabupaten Tegal,’’ katanya.

Selain aksi bersih sampah, juga digelar beragam kegiatan lain seperti diskusi lingkungan dengan pemateri dari PMI, Dinas Lingkungan Hidup dan paguyuban pengelola sampah Tuwel, konser musik, wisata, dan ngopi bareng.

Kasi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Drajat mengatakan, tahun depan kegiatan tersebut akan dibackup sepenuhnya oleh DLH Pemkab Tegal dengan menggandeng berbagai lembaga. ‘’Dengan demikian, kegiatan yang positif tersebut bisa dilaksanakan rutin setiap tahun,’’ papar dia. 

(Firdaus Ghozali /SMNetwork /CN40 )