image

foto ilustrasi: istimewa

18 Maret 2018 | 22:00 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Sektor Pasar Ditarget Setor Rp 4 Miliar

KARANGANYAR, suaramerdeka.com- Pemkab Karanganyar memasang target pengelolaan pasar tradisional, tahun ini, naik sedikit dari tahun sebelumnya. Tahun 2018 sektor pasar dipacu bisa memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 4 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disdagnakerkop UMKM) Waluyo Dwi Basuki mengatakan, target tahun ini tidak jauh beda angka tahun lalu. Angka itu diharapkan terpenuhi dari penarikan retribusi pasar, retribusi kebersihan, retribusi parkir khusus, pengelolaan MCK, serta retribusi dari pedagang kaki lima (PKL).

‘’Tahun 2017, target PAD dari sektor pasar dipatok Rp 3,9 miliar. Tapi sampai akhir tahun, realisasinya hanya Rp 3,5 miliar. Sebab, target pendapatan dari peralihan hak sewa (PHS) sebesar Rp 950 juta dihapus, sehingga mengganggu realisasi target secara keseluruhan,’’ jelasnya.

Meurut dia, penghapusan PHS karena tidak sesuai dengan regulasi. Bangunan pasar merupakan milik pemerintah, sehingga biaya penanganan secara keseluhan ditanggung oleh pemerintah.

Optimistis Tercapai

Sebelumnya, pembangunan pasar ditanggung separuh oleh pemerintah separuh oleh pedagang. ‘’Sekarang, hal itu tidak boleh. Semuanya ditanggung pemerintah, sehingga tidak ada lagi PHS,’’ jelasnya.

Meski PHS dihapus, namun realisasi PAD dari sektor pasar pada tahun lalu tidak terlalu jauh dari angka target yang ditetapkan. Sebab, kalau khusus dari retribusi pasar, targetnya terealisasi. Bahkan kontribusi terhadap keseluruhan mencapai 60 persen.

‘’Khusus retribusi pasar saja, realisasi tahun lalu mencapai Rp 2,98 miliar. Cukup signifikan. Lainnya dari kebersihan, parkir, pengelolaan MCK, PKL, dan sebagainya,’’ ujarnya.

Waluyo optimistis, target tahun ini bisa terealisasi, meskipun tidak ada lagi sumbangan kontribusi dari PHS.

‘’Dari retribusi pasar saja, kami optimistis tahun ini angkanya lebih besar dibandingkan tahun lalu. Sampai akhir tahun ini, target Rp 4 miliar kami harap bisa tercapai, bahkan terlampaui,’’ imbuhnya.

(Irfan Salafudin /SMNetwork /CN40 )