image

Foto: Istimewa

13 Februari 2018 | 06:44 WIB | Suara Kedu

Warga dan Umat Bersihkan Gereja Bedog

SLEMAN, suaramerdeka.com- Pasca penyerangan di Gereja St Lidwina Bedog, Sleman, petugas kebersihan Gembira Loka ZOO (GL ZOO) bersama warga dan umat gereja setempat Senin (12/2) melakukan pembersihan ruang gereja yang lantainya terkotori bercak darah kering korban penyerangan berdarah yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab.

Umat dibantu petugas kebersihan kebun binatang terbesar di Jateng dan Yogyakarta tersebut, berlangsung khusuk dan cukup akrab bahkan terkesan rasa bersaudaraan antar umat semakin melekat dan kompak.

Wakil Ketua II Dewan Paroki Kumetiran yang membawahi kewilayahan Gereja Bedog, KMT A. Tirtodiprojo menjelaskan, kerja bakti bersih-bersih Gereja Bedog dilakukan oleh para ibu-ibu Katolik setempat dibantu warga sekitar Bedog, serta melibatkan tim kebersihan GL Zoo. 

“Kami dari Gereja Kumetiran juga membentuk tim trauma healing yang ditangani psikolog. Ini untuk menangani umat, khsususnya anak-anak pada pascapenyerangan di Gereja Bedog,” jelas Tirtodiprojo yang akrab disapa Joko disela-sela membersihkan ruangan gereja.

Menurutnya, setelah Minggu malam police line garis polisi dicopots, maka paginya segera dilakukan bersih-bersih gereja, serta menyingkirkan pecahan patung yang dirusak pelaku penyerangan. “Kami mengejar target untuk ibadat Jalan Salib pada Jumat nanti,”  katanya.

Lebih lanjut Joko menjelaskan, ke depan pengurus ingin menciptakan suasana berbeda di dalam gereja. Maka perlunya dibenahi bagian atap yang bocor, tata lampu dan dicat ulang tembok gereja yang mulai kusam. ''Agar umat merasa nyaman dan aman saat beribadat di gereja,'' jelasnya.

Selain itu, juga akan dihidupkan tradisi among tamu oleh petugas tata tertib. Sehinga umat yang datang ke gereja merasa tersapa. Budaya among tamu ini sekaligus untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa tidak terulang lagi. “Sudah lama gereja mengabaikan tradisi among tamu ini. Maka, nanti akan kita bangkitkan kembali budaya saling sapa untuk mengguyubkan antarumat,” ujarnya.

 Gereja Bedog juga akan dilengkapi dengan pemasangan CCTV, guna memonitor suasana di kawasan gereja setempat. “Semalam sudah dirembuk, supaya umat juga merasa aman saat beribadah,,” katanya.

 Bercak-bercak darah yang dibersihkan di lantai gereja itu merupakan ceceran darah korban umat dan Romo Karl Edmund Prier SJ yang disabet pedang pada penyerangan pada misa Minggu pagi lalu oleh pemuda brutal berinitial Sl. 

(Sugiarto /SMNetwork /CN39 )