image

Foto: suaramerdeka.com / dok

10 Februari 2018 | 05:48 WIB | Suara Kedu

Lari di Kawasan Lapangan Terbang, Obstacle Run Bidik 3.750 Peserta

SLEMAN, suaramerdeka.com- Adisutjipto Urban Obstacle Run 2018 bakal digelar 4 Maret mendatang. Lomba lari yang diinisiasi Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta bekerja sama dengan Bandara International Adisutjipto itu membidik hampir 4.000 pelari.

“Event ini digelar di mana TNI, Polri, beserta masyarakat sipil dapat berolah raga bersama untuk memupuk persahabatan dan persatuan agar negara Indonesia  semakin kuat. Event ini terbuka untuk masyarakat umum dan internasional dengan target peserta  3.750 orang,” papar Ketua Panitia Letkol Pom Agus Suhandi saat jump pers di Rich Jogja Hotel, Sleman, Jumat (9/2).

Mengusung tema Run Together, Make Frienship, Stronger and Stronger ini, ungkap Agus, merupakan even lari yang berbeda nuasanya dengan lari-lari pada umumnya. Perbedaan terletak dimana para peserta lari akan melaksanakan beberapa race yaitu Race Run dengan jarak lima km dan 10 km.Nuansa yang berbeda adalah “Obstacle Run” yaitu lari dengan jarak 10 km sambil melewati 26 rintangan. Para peserta kemudian diajak berlari di area Pangkalan TNI AU Adisutjipto, AAU dan Bandara Adisutjipto.

“Lari di jalanan sudah biasa, trail run di gunung atau hutan sudah pernah. Lalu lari di lingkungan TNI  dan Bandara sambal menikmati haling rintang asli milik Paskhas? Siapa yang pernah? Kami akan memberikan nuansa yang berbeda  dari event lari pada umumnya, lari di lingkungan TNI yang sudah jelas steril dari kendaraan umum, lingkungan yang sejuk, di dekat landasan sambal melihat pesawat take off dan landing, dan  menyicipi haling rintang yang dimiliki oleh Detasemen Pertahanan Udara 474,” ujar Letkol Agus.

Adapun untuk peserta, lanjut dia, akan memperebutkan total hadiah juara senilai Rp 150 juta dan masing masing peserta berhak atas doorprize menarik senilai Rp 300 juta. “Peserta hanya dipungut biaya pendaftaran Rp 200 ribu untuk nomor 5 km, Rp 250 ribu untuk  nomor 10 km, Rp 400 ribu untuk nomor individual obstacle run (militer/sipil), dan Rp 1,2 juta untuk  nomor Obstacle Run Team yang terdiri dari empat orang (militer/sipil),” tandas dia.

(Gading Persada /SMNetwork /CN26 )