image

MENCARI RUMPUT : Seorang warga mencari rumput di sungai yang akan menjadi Waduk Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdeka.com / Khalid Yogi)

10 Februari 2018 | 04:48 WIB | Solo Metro

411 Bidang Selesai Dibayar, 200 Menyusul

  • Pembebasan Tanah Waduk Pidekso

WONOGIRI, suaramerdeka.com-  Pemkab Wonogiri telah menyelesaikan pembayaran 411 bidang dari 1.634 bidang tanah yang dibebaskan untuk proyek pembangunan Waduk Pidekso, Kabupaten Wonogiri. Dalam waktu dekat, pemerintah akan kembali melakukan pembayaran untuk 200 bidang tanah.

Bupati Wonogiri, Joko ‘’Jekek’’ Sutopo mengatakan, proses pembayaran dilakukan bertahap dan Pemkab berupaya untuk ikut andil dalam memperlancar proses pembayaran tersebut.  Pembayaran diprioritaskan pada tanah yang akan menjadi lokasi tapak bendungan terlebih dahulu. "Dari 1.634 bidang tanah, sebanyak 411 di antaranya sudah dibayar. Dalam waktu dekat akan dibayar lagi sebanyak 200 bidang, sehingga nanti yang sudah dibayar bertambah menjadi 611 bidang," katanya, Jumat (9/2).

Bupati mengatakan salah satu kendala pembebasan lahan adalah prosedur verifikasi dan validasi tanah yang panjang. Kecermatan dalam validasi dan verifikasi diperlukan agar tidak ada persoalan di kemudian hari.

Pihaknya juga akan menggelar sosialisasi pembangunan tapak bendungan di rumah aspirasi Waduk Pidekso, Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Minggu mendatang (11/2). Dalam sosialisasi itu, para warga terdampak akan dikumpulkan untuk menerima penjelasan mengenai rencana pembangunan waduk.

Bupati memperkirakan pembangunan waduk akan selesai dalam waktu tiga tahun. Apabila terealisasi, keberadaan waduk bermanfaat bagi masyarakat karena mampu menyuplai irigasi untuk 1.400 hektare sawah. "Dengan adanya waduk itu, saya yakin angka kemiskinan akan menurun 1.400 hektare sawah bisa terairi," ujarnya

Seperti diberitakan, pemerintah pusat akan membangun Waduk Pidekso di Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Puncak bendungan akan dibangun sepanjang 383 meter, tinggi bendungan utama 44 meter, dan lebar puncak bendungan 10 meter. Areal genangan 332 hektare, mencakup tiga desa, yakni Pidekso dan Tukulrejo (Kecamatan Giriwoyo) serta Sendangsari (Kecamatan Batuwarno).

(Khalid Yogi /SMNetwork /CN26 )