image

Foto: suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa

10 Februari 2018 | 02:30 WIB | Suara Muria

Kepala Pelabuhan Rembang Dituntut Lima Tahun

REMBANG, suaramerdeka.com – Mantan Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung Rembang, Sukoco, yang duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Rembang telah menjalani sidang tuntutan. Terdakwa pungutan liar (pungli) terhadap nelayan cantrang itu oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dituntut lima tahun kurungan penjara.

Selain itu, terdakwa juga diminta membayar denda Rp 300 juta subsidaer enam bulan penjara. Terdakwa lainnya, mantan Kasi Kesyahbandaran PPP Tasikagung, Hari Agus Prabowo, juga dituntut sama dengan Sukoco. Sidang keduanya digelar terakhir kali di PN Rembang, Kamis (8/2) siang kemarin.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksanaan Negeri (Kejari) Rembang, Rizal Ramdhani mengungkapkan, terdakwa Sukoco dan Agus Hari Prabowo dikenakan pasal 12 huruf e Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tentang pungutan liar (pungli).

Rizal menyebutkan, sejauh ini dua terdakwa pungli pelabuhan sudah menjalani persidangan kurang lebih tujuh kali. Selama masa persidangan kedua terdakwa bersikap kooperatif terhadap petugas.

Hanya saja, selama persidangan berlangsung, di hadapan majlis hakim terdakwa Sukoco sama sekali tidak mengakui telah melakukan pungli terhadap nelayan. Sukoco bersikukuh tidak pernah memerintahkan terdakwa Agus memungut uang di luar ketentuan kepada nelayan.

“Di persidangan, terdakwa Sukoco tidak mengakui teah melakukan pungli dan tidak pernah memerintahkan terdakwa Agus menarik uang ke nelayan di luar ketentuan. Tetapi selama persidangan keduanya kooperatif,” terang Rizal.

Setelah pembacaan tuntutan, agenda sidang selanjutnya adalah pembacaan pledoi atau pembelaan dari terdakwa atas tuntutan JPU. Rencananya, pembacaan peldoi itu akan dilakukan pada pekan depan. “Mungkin sidang putusan, masih sekitar tiga pekan lagi,” ujarnya.

Ia berharap, hasil persidangan nanti bisa menghasilkan putusan sesuai dengan tuntutan JPU. Sehingga, proses hukum terhadap dua terdakwa ini bisa memberikan efek jera kepada pejabat lainnya agar tidak melakukan pungli.

Untuk diketahui, aparat Polres Rembang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor PPP Tasikagung Kabupaten Rembang, 14 Agustus 2017 lalu. Awalnya, hanya Agus Hari Prabowo yang ditetapkan sebagai tersangka. Beberapa bulan setelahnya, Sukoco akhirnya juga ditetapkan sebagai tersangka.

(Ilyas al-Musthofa /SMNetwork /CN39 )