image

BERBINCANG-BINCANG: Mahasiswa dari UTM berbincang dengan salah satu guru SMK 6 Semarang setelah acara penerimaan di UPGRIS, Jumat (9/2). (suaramerdeka.com/Arie Widiarto)

10 Februari 2018 | 02:08 WIB | Semarang Metro

Mahasiswa Malaysia Berlatih Mengajar di SMK

SEMARANG, suaramerdeka.com  - Sebanyak 9 mahasiswa asal Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menjalani magang internasional dengan mengajar di SMK 6 dan SMK 4 Semarang. Ke 9 mahasiswi yang akan mengajar selama sekitar 1 bulan tersebut merupakan peserta program kerja sama internasional dengan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

‘’Kegiatan ini merupakan  tindak lanjut kerja sama antar dua universitas yang diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi mahasiswa Malaysia untuk berinteraksi langsung dengan siswa di Indonesia. Sebab, dari beberapa kali pertemuan kami dengan universitas di Malaysia khususnya di bidang pendidikan, persoalan yang dihadapi juga tak jauh berbeda,’’ jelas Rektor UPGRIS Muhdi saat acara penerimaan mahasiswa di kampus UPGRIS, Jumat (9/2).

Muhdi menjelaskan apa yang menjadi bentuk kemitraan antara UTM dengan UPGRIS tak sebatas pada latihan mengajar (magang). Tetapi juga dalam bentuk lainnya.

"Ada cukup banyak hal yang selama ini telah kami laksanakan bersama UTM. Di antaranya program penelitian. Untuk UPGRIS ke UTM tahun ini memasuki tahun ke tujuh. Rencananya pada Agustus 2018 mendatang kami kirim mahasiswa ke UTM," papar Muhdi.

Senior Lecturer Departement of Educational Foundation and Social Science UTM Zainudin Abu Bakar mengatakah para mahasiswa asing ini bakal dibagi menjadi dua kelompok, mulai tanggal 9 Februari hingga 6 Maret 2018. Satu kelompok terdiri dari tiga mahasiswi itu bakal magang latihan mengajar di SMK Negeri 4 Semarang. Kemudian 6 mahasiswi lainnya di SMK Negeri 6 Semarang.

‘’Kerja sama kemitraan antara UTM ini telah berlangsung selama 7 tahun terakhir ini.  Tetapi untuk UTM, ini kali kelimanya kami bawa mahasiswi untuk latihan mengajar di sini, bersama UPGRIS. Dua tahun terakhir lalu, sempat kosong karena suatu kendala tertentu dan akhirnya bisa dijalankan lagi di tahun ini," kata dia.

Ia menyampaikan, ada cukup banyak hal yang menjadi tujuan pihaknya menjalankan program magang internasional bersama UPGRIS. Satu di antaranya adalah untuk meningkatkan kemahiran mereka dalam mengajar.

"Bukan hanya metode pengajaran, tetapi juga beragam pengalaman mereka saat mengajar di luar negaranya. Dari yang peroleh di sini, nanti bisa diimplementasikan serta diaplikasikan di Malaysia. Bahkan diturunkan ke mahasiswa di bawah angkatan mereka," jelasnya.

(Arie Widiarto /SMNetwork /CN39 )