image

WARGA TIONGHOA: Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar saat bertemu dengan para tokoh warga keturunan Tionghoa di Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

10 Februari 2018 | 00:45 WIB | Pilkada Serentak

Jelang Pilgub, Warga Kebumen Perangi Isu Pemecah Belah Kerukunan

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng, sejumlah elemen masyarakat menunjukan komitmennya untuk menjaga kondisifitas di Kebumen. Komitmen itu disampaikan saat menerima kunjungan Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar.

Dukungan amannya Pilgub disampaikan oleh warga keturunan Tionghoa yang terhimpun dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen. Ketua PSMTI Kebumen Bobbyn Soebiyanto menegaskan bahwa dia bersama paguyubannya siap mendukung pesta demokrasi Pilgub yang semakin dekat.

"Kami berharap agar kepolisian dapat mengatasi isu-isu yang dapat memecah belah kerukunan," ujar Bobbyn Soebiyanto saat jajaran Polres Kebumen sambang di Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen, baru-baru ini.

Terpisah, Ketua PD Muhammadiyah Kebumen KH Abduh Hisyam mengatakan agar masyarakat tidak mudah terpancing isu sara yang dapat memecah belah situasi.

 "Dimohon agar masyarakat ikut menjaga kerukunan. Pilihan boleh beda, namun namun kerukunan harus tetap terjaga," katanya seraya berharap, Pilgub akan mendapatkan pemimpin yang bisa menata keadaan masyarakat, serta pembangunan di wilayah Jateng untuk lebih maju.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kebumen juga siap berada di garda terdepan memerangi isu sara jika terjadi saat jalannya Pilgub. 

Pernyataan keras ini diucapkan ketua KNPI Beniyanto di kantor KNPI Jalan A Yani. Semakin dekatnya Pilgub, KNPI telah melakukan beberapa trobosan agar Pilgub berjalan sebagaimana mestinya.

 Diantaranya, KNPI telah memberikan pendidikan kepada para generasi muda untuk tidak mudah terpancing  black champaign yang sangat masif di media sosial.

"Kami sebagai pemuda harus berhati-hati dengan medsos, terutama yang berkaitan dengan Pemilu. Jangan mudah percaya dengan berita hoax," katanya.

Sudah Siap

Ketua KPU Kebumen Paulus Widiyantoro mengatakan, semua persiapan yang berkaitan dengan Pemilu telah siap.

 "Kami sudah mempunyai perangkat di tingkat desa. Mereka sudah mulai melakukan pencocokan data pemilih yang menjadi pemilih tetap. Kita siap menyelenggarakan pemilu," katanya.

Hingga sampai saat ini, KPU belum menemukan kendala. 

"Kami siap, bahkan sangat siap menyelenggarakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018, maupun pemilihan legislatif serta pemilihan presiden tahun 2019 mendatang," imbuhnya.

Ketua Panwaslu Maesaroh. berharap kepada warga Kebumen untuk menggunakan hak pilihnya. "Panwas siap mengawasi apapun bentuk pelanggaran saat pemilu demi tegaknya demokrasi," kata Maesaroh.

Hingga saat ini, Panwaslu sudah membentuk  Panwas tingkat kecamatan. Tiap-tiap Kecamatan berjumlah tiga orang. Pihaknya juga telah membentuk Pengawas Pemilu Desa (PPD) sebanyak 460 petugas."Sehingga satu desa, masing-masing satu petugas Panwas," ucap Maesaroh.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar mengatakan, terselenggaranya pemilu yang kondusif, nantinya, terdapat peran dari para ulama tokoh masyarakat serta tokoh pemuda yang ikut mendinginkan situasi. Polres Kebumen siap mengawal dan mengamankan jalannya Pilgub yang akan diselenggarakan dekat ini. 

"Berbagai persiapan, termasuk simulasi pengamanan Pilgub telah dilakukan Polres Kebumen untuk mengamankan pesta demokrasi itu.

 Kami berharap itu hanya sebagai simulasi. Pada pelaksanaan yang sebenarnya, kami tidak menginginkan adanya gesekkan," paparnya.

(Supriyanto /SMNetwork /CN39 )