image

Ilustrasi Istimewa

09 Februari 2018 | 19:26 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Darmin Sebut PPN Tak Gambarkan Konsumsi Masyarakat

JAKARTA, suaramerdeka.com- Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu menyatakan realisasi Pajak Pertambahan nilai (PPN) sepanjang 2017 mencapai Rp 478,4 triliun atau 100,6?ri target Rp 475,5 triliun. Di sisi lain, data konsumsi rumah tangga  sepanjang 2017 tercatat mengalami perlambatan di level 4,95%, turun dibandingkan tahun 2016 di level 5,01%.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengakui peningkatan PPN tak selalu berhubungan dengan konsumsi masyarakat atau menggambarkan daya beli. Menurutnya, PPN tak hanya berhubungan dengan konsumsi rumah tangga.

"PPN itu kan bukan hanya untuk konsumsi. Tapi PPN itu bisa untuk bahan baku kadang modal itu tidak harus sejalan sepenuhnya karena ada kelompok lain," katanya di Jakarta, Jumat (9/2).

Menurutnya, pada dasarnya PPN dan konsumsi masyarakat tidak selalu berkaitan. 

Pasalnya, pertumbuhan PPN dipengaruhi oleh berbagai hal seperti transaksi pembelian bahan baku atau barang modal yang dilakukan oleh industri.
Karenanya, dia menilai, wajar jika data PPN tersebut tidak selalu sejalan dengan data konsumsi rumah tangga atau konsumsi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, pemerintah selama ini membantah adanya perlambatan konsumsi di Indonesia. Pasalnya, data penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terus mengalami kenaikan. PPN dinilai menjadi cerminan konsumsi masyarakat masih tumbuh. Mengingat, PPN merupakan pajak yang timbul dari kegiatan transaksi.

(Kartika Runiasari /SMNetwork /CN19 )