image

Foto: suaramerdeka.com / dok

09 Februari 2018 | 07:36 WIB | Suara Pantura

KST Membuktikan Ada Peran Serta Masyarakat

TEGAL, suaramerdeka.com- Sejumlah 243 Kader Siaga Trantib (KST) mendapat pembinaan langsung dari Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd atau yang akrab disapa Kang Nursholeh, Kamis (8/2) di Gedung Eks Samsat. Nantinya, 243 KST tersebut tersebar di 27 kelurahan se-Kota Tegal, di mana masing-masing kelurahan terdapat sembilan orang KST.

Plt Wali Kota menyampaikan, bahwa KST merupakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. "Tujuan dari KST adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar bisa membantu menyelesaikan permasalahan  tibum dan tranmas serta gakda melalui teknis deteksi dini dan lapor cepat secara berjenjang," ucap Kang Nursholeh mengawali sambutan.

Hasil yang diharapkan dengan adanya KST adalah memudahkan penanganan tibum dan tranmas di wilayah kelurahan serta, membangun komunikasi aparatur dan masyarakat dari tingkat provinsi, kab./kota, kecamatan, kelurahan dan menekan gangguan tibum dan transmas secara terpadu.

"Manfaat dari adanya KST yaitu melatih masyarakat untuk membantu melakukan pengawasan terhadap permasalahan tibum dan tranmas serta gakda melalui deteksi dini dan lapor cepat secara berjenjang dan melatih masyarakat untuk sadar akan arti pentingnya kondisi aman, tenteram dan tertib," tambah Kang Nursholeh.

"Kewenangan KST adalah membantu menangani permasalahan perbatasan daerah antar kelurahan, permasalahan sengketa aset milik warga dan milikkelurahan,permasalahan yang berkaitan dengan perda, dan perkada, PKL, PGOT, WTS, miras, mabuk, dll serta perselisihan antar warga dalam kelurahan, keramaian di tingkat kelurahan (hiburan, hajatan, pengajian, dll) yang berpotensi gangguan tibum dan tranmas," tandas Kang Nursholeh.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tegal,Joko Sukur menambahkan, KST adalah warga masyarakat yang atas dasar rasa kesadaran dan tanggung jawab terhadap tibum dan tranmas serta didorong rasa kebersamaan, kekeluargaan serta suka rela mengabdi di bidang tibum dan tranmas.

"Tugas KST adalah membantu melaksanakan tibum dan tranmas sesuai tugas pengabdiannya berdasarkan kebijakan pemerintah di bidang tibum dan tranmas  antara lain deteksi dini, pendataan, pemecahan masalah dan melaporkan permasalahan yang ada di kelurahan," ucap Joko Sukur.

 

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )