image

Foto: suaramerdeka.com/Mahendra

08 Februari 2018 | 18:25 WIB | Parlemen Zaman Now

Oso Berencana Mundur Sebagai Wakil Ketua MPR

PADANG,suaramerdeka.com- Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta menyatakan revisi UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 menjadi momentum untuk mengundurkan diri sebagai wakil ketua MPR.

"Sebenarnya saya sudah lama ingin mengundurkan diri dari wakil ketua MPR. Sekaranglah momentumnya bersamaan dengan revisi UU MD3. Saya memang mencari momentum seperti ini,"  kata Oesman Sapta, yang juga Ketua DPD RI  usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada organisasi Pemuda Pancasila di Padang, Sumatera Barat, Kamis (8/2).

DPR dan pemerintah menyelesaikan  revisi UU MD3. Dalam revisi itu, pimpinan DPR bertambah satu dari PDI Perjuangan sedangkan pimpinan MPR bertambah tiga dari PDI Perjuangan, Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Oso, sapaan Oesman Sapta, berharap bersamaan dengan pelantikan pimpinan baru MPR bisa sekaligus pelantikan penggantinya sebagai wakil ketua MPR mewakili kelompok DPD.

"Kebetulan dengan revisi UU MD3 ini ada penambahan pimpinan MPR. Karena itu saya mengundurkan diri dari wakil ketua MPR agar ketika pelantikan pimpinan baru MPR dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengganti saya," kata Oso yang juga Ketua Umum DPP Partai Hanura ini.

Namun Oso mengaku belum mengetahui siapa penggantinya sebagai wakil ketua MPR dari kelompok DPD. Menurut Oso, DPD sedang menggodok figur untuk wakil ketua MPR. "Kita masih menggodok pengganti wakil ketua MPR dari DPD," sebutnya.

Oso juga mendukung penambahan tiga pimpinan MPR. "Karena MPR memang lembaga perwakilan sehingga wajar menjadi perwakilan partai-partai. Tentu nanti soal anggaran nanti ada mekanismenya. Pasti ada penyesuaian karena ada penambahan pimpinan MPR,'' katanya. 

(Mahendra Bungalan /SMNetwork /CN38 )