no image

Foto: Kompas

08 Februari 2018 | 06:43 WIB | Mancanegara

Gempa Taiwan, Enam Orang Tewas dan 88 Hilang

BEIJING, suaramerdeka.com- Gempa berskala 6,4 SR mengguncang salah satu daerah wisata populer di Taiwan, Hualien, Selasa (6/2) malam. Sedikitnya enam orang dilaporkan tewas dalam gempa tersebut.

Sementara 88 orang lainnya masih belum diketahui nasibnya, sedangkan 256 orang mengalami luka-luka, demikian laporan Pusat Operasi Gawat Darurat Taiwan (CEOC), Rabu (7/2).

Empat unit bangunan bertingkat di pusat Kota Hualien rusak parah dan nyaris roboh. kantor berita resmi Taiwan, CNA melaporkan empat korban tewas berada di gedung permukiman bertingkat Yun Men Tsui Ti.

Sementara korban tewas lainnya terperangkap di Hotel Marshal yang berada di kota tujuan wisata favorit di Taiwan tersebut. Sejauh ini terdapat 224 orang korban berhasil diselamatkan dari dampak bencana alam di wilayah timur Taiwan itu.

Data Biro Pusat Cuaca Taiwan (CWB) gempa berkekuatan 6,0 pada skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer yang berjarak 18,3 kilometer di sebelah utara Kabupaten Hualien itu terjadi pada Selasa (6/2) pukul 23.50 waktu setempat (22.50 WIB). Gempa tersebut diikuti dengan gempa lainnya, meskipun kekuatannya lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Hingga saat ini belum diketahui adanya korban tewas dari warga Indonesia. Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei mengimbau WNI segera melapor jika ada yang menjadi korban gempa.

Jumlah WNI yang bekerja di Taiwan diperkirakan mencapai angka 250 ribu orang, sedangkan yang melanjutkan pendidikan sekitar 3.500 orang. Keberadaan WNI menyebar di seluruh wilayah pulau tersebut, termasuk di Hualien, wilayah pesisir timur Taiwan yang berada di garis pantai Samudra Pasifik.

(Ant /CN39 )