image

Foto: suaramerdeka.com / dok

04 Januari 2018 | 08:39 WIB | Semarang Metro

Tahun 2018, Jangan Lagi Ada Kelangkaan Gas Elpiji Tiga Kilogram

SEMARANG, suaramerdeka.com –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah menyoroti terjadinya kelangkaan liquid petroleum gas (LPG) atau Elpiji jenis tiga kilogram jelang tahun baru 2018.

Anggota Komisi B DPRD Jateng Riyono, dalam keterangannya Kamis (4/1) di Kota Semarang menuturkan bahwa kelangkaan LPG ini menjadi temuan dirinya saat menggelar reses di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan beberapa waktu yang lalu.

Kelangkaan elpiji tiga kg terjadi di sejumlah daerahdi Jateng, sehingga akibat kelangkaan itu, harga elpiji 3 kg melambung. Harga gas tersebut naik bahkan sampai kisaran Rp 22 ribu dari yang harga normal Rp 18 ribu. “Kami berharap pemerintah, dalam hal ini PT Pertamina agar bisa melakukan pemantauan dan pengawasan yang ketat terhadap distribusi elpiji tiga kilogram tersebut,” katanya.

Saat ini, menurut Riyono, kelangkaan elpiji yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan permintaannya yang naik. Selain itu, juga menemukan bahwa elpiji 3 kg digunakan rumah tangga mampu. Padahal, elpiji 3 kg adalah gas bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )

NEWS TERKINI