• KANAL BERITA

MTP IPHI Jateng Berbagi Alquran ke Pesantren

MEMBAGI ALQURAN: Ketua Majelis Taklim Perempuan (MTP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah Dr Hj Yuyun Affandi Lc MA bersama dengan pengurus MTP IPHI Jawa Tengah menyerahkan Alquran kepada pengasuh pondok Al-Islah, Mangkang Kulon Hj Nyai Aminah Hadlor Ikhsan. (suaramerdeka.com/Agus Fathuddin)
MEMBAGI ALQURAN: Ketua Majelis Taklim Perempuan (MTP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah Dr Hj Yuyun Affandi Lc MA bersama dengan pengurus MTP IPHI Jawa Tengah menyerahkan Alquran kepada pengasuh pondok Al-Islah, Mangkang Kulon Hj Nyai Aminah Hadlor Ikhsan. (suaramerdeka.com/Agus Fathuddin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Majelis Taklim Perempuan (MTP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah berbagi Al-Quran ke beberapa pondok pesantren. Diantaranya pondok pesantren Al-Ikhlas Mangkang, pondok pesantren Al-Asror Gunungpati dan pondok pesantren putri Mbah Rumi Ngaliyan, Semarang.

Penyerahan sumbangan Al-Quran diberikan langsung oleh Ketua MTP IPHI Jawa Tengah Dr.Hj.Yuyun Affandi,Lc.MA. bersama dengan pengurus MTP IPHI Jawa Tengah.

Tujuan pertama adalah pondok Al-Ikhlas Mangkang, pondok dengan ratusan santri yang diasuh oleh Ibu Nyai Aminah Haflor, S.Pd dan mempunyai sekolah yang diberi nama Madrasah Salafiyah Al-Islah.

Selain menghafalkan Al-Quran santri juga diajarkan beberapa kitab kuning diantatanya kitab tafsir jalalain, shohih bukhori, shohih muslim, dan Ihya Ulumudin.

Kehadiran rombongan disambut dengan hangat pada saat memasuki kawasan pondok.

Lokasi kedua yaitu pondok pesantren Al-Asror. Pondok yang diasuh oleh Ibu Nyai Istighfaroh Mamnuhin, MA ini mempunyai sekolah, dari TK Ibtidaiyah sampai dengan Aliyah. Selain menghafal Al-Quran dan belajar kitab kuning, terdapat ekstra kurikuler pidato bahasa asing yang disediakan khusus untuk santri Al-Asror.

Tempat ketiga berlokasi di Jln Wismasari Ngaliyan, pondok pesantren Mbah Rumi yang diasuh oleh Ibu Nyai Isna. Sambutan meriah rombongan MTP IPHI Jateng di iringi dengan group qasidah santri dan khataman Al-Quran.

Kegiatan berbagi Al-Quran ke pondok pesantren diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi santri penghafal Al-Quran atau tahfidz. Selain itu, juga memberikan pahala anfauhum linnas untuk ibu-ibu MTP IPHI Jawa tengah selaku kontributor.

“Semoga barokah dan memberi syafaat di dunia dan akhirat amiin,” ujar Yuyun selaku ketua MTP IPHI Jawa Tengah.

Yuyun Affandi mohon maaf karena baru bisa memberi sumbangan Al-Quran, padahal pesantren-pesantren teraebut banyak mengkaji kitab sebagai alat memahami agama Islam, seperti kajian kitab Nahwu amrithi, Tauhid (qomiuth thugyan), Fiqih ianatun nisa’, Taklimul mutaalim, Hadis mukhtarul ahadis dan ghorib wa tajwid.


(Agus Fathuddin/CN39/SM Network)