• KANAL BERITA

6.261 KK Manfaatkan Layanan Pamsimas

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SLEMAN, suaramerdeka.com - Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) Kabupaten Sleman, diresmikan. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Gubernur diwakili Asekda Bidang Perekenomian dan Pembangunan DIY di Dusun Klangkapan II, Margoluwih Seyegan, Senin (2/12).

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan, program pamsimas di wilayahnya telah dimulai sejak tahun 2017 dengan lima desa sasaran di Kecamatan Prambanan. Jumlah sasaran meningkat menjadi 10 desa di tahun berikutnya.

Pada tahun 2019, program pamsimas diselenggarakan di 25 desa pada 11 kecamatan yakni Ngemplak, Turi, Ngaglik, Pakem, Berbah, Kalasan, Sleman, Seyegan, Cangkringan, Moyudan, dan Tempel. "Jumlah ini meningkat 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Sri.

Pembangunan pamsimas ini memanfaatkan sejumlah sumber dana yakni APBN sebesar Rp 4,9 miliar, dana APBD Rp 1,75 miliar, dan APB Desa Rp 950 juta. Kegiatan ini juga dibiayai kelompok masyarakat berupa dana incash sejumlah Rp 380 juta, dan dana inkind Rp 1,4 juta. Total dana yang dimanfaatkan dalam program pamsimas adalah Rp. 9,4 miliar.

Pamsimas diperuntukkan membangun jaringan air bersih di 25 desa yang dimanfaatkan oleh 6.261 KK atau 27.750 jiwa. Fasilitas ini juga dimanfaatkan untuk membangun sarana cuci tangan di 132 sekolah dasar, dan 138 taman kanak-kanak.

“Program Pamsimas merupakan pembangunan yang terus melibatkan masyarakat. Diharapkan dengan keterlibatan masyarakat, maka kemanfaatan program Pamsimas sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

 Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY Tri Saktiyana mengatakan, Pemda DIY merasa bangga atas selesainya pembangunan Pamsimas III di Kabupaten Sleman.

"Semoga sarana ini dapat dimanfaatkan dengan optimal, dan terpelihara dengan baik sehingga pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi hajat hidup orang banyak,” ujarnya.


(Amelia Hapsari/CN39/SM Network)