image

Ilustrasi: PWNU Lampung

25 April 2017 | 16:46 WIB | Pringgitan

Penghayatan Isra’ Mi’raj pada Kitab Arja’

UMAT Islam baru saja memperingati Isra’ Mi’raj yang jatuh pada 27 Rajab. Momentum Isra’ Mi’raj memiliki arti penting bagi umat Islam, yakni dengan diturunkannya petintah shalat. Perintah ibadah shalat wajib lima waktu dalam sehari diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW pada sebuah perjalanan (isra’) di suatu malam, dari Masjidil Haram ke Masjidi Aqsha kemudian mi’raj ke sidratul muntaha.

Di Desa Wonoboyo, Temanggung, Jawa Tengah, masyarakat setempat punya tradisi unik dalam memperingati Isra’ Mi’raj. Mereka membaca kitab Arja yang berbahasa Jawa dan bertuliskan Arab pegon. Kitab ini dikenal pula dengan nama yang lebih lengkap, yaitu “Arjaa Syafaat”, yang artinya saya berharap mendapatkan syafaat. Hanya secara lidah Jawa kitab ini lebih populer dengan sebutan kitab Arja atau Arjo.

Kitab Arja merupakan karangan KH Ahmad Rifai al-Jawi yang mengisahkankan secara detail kisah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad. Seperti halnya kitab dan buku pada umumnya yang membahas Isra’ dan Mi‘raj, dalam kitab Arja ini, setelah menyatakan pujian kepada Allah dan shalawat atas Nabi Muhammad, pengarang memulainya dengan mengutip ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan sejarah Isra’ dan Mi‘raj, yaitu surat Al-Isra’ ayat satu. Baru kemudian menguraikan secara sangat detail perjalanan Isra’ dan Mi‘raj semenjak Nabi Muhammad didatangi malaikat Jibril menyampaikan kabar dari Allah tentang adanya misi Isra’ dan Mi‘raj, naik Buraq hingga pulang kembali sampai Makkah.

Kitab Arja’ memiliki tebal sebanyak empat kuras, setiap satu kuras berisi kurang lebih 20 halaman. Kitab klasik ini memang belum memakai sistem penomoran perhalaman, melainkan masih memakai sistem kuras. Kitab tersebut dibacakan oleh dua orang kiai Desa Wonoboyo sendiri secara bergantian.

Tradisi ini telah diwariskan para leluhur kiai terdahulu secara turun-temurun. Tentu sesepuh desa berharap agar masyarakat memperoleh keberkahan dengan pembacaan kitab Arja’.

(Fadhil Nugroho Adi /SMNetwork /CN41 )

KULTUR TERKINI