image

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sadhyoko

10 Oktober 2017 | 18:47 WIB | Cabang Olahraga

Akurasi Serangan Tim Anggar PPLOP Jateng Dipertajam

SEMARANG, suaramerdeka.com -Demi mempersiapkan Kejurnas PPLOP di Pontianak, serta Kejurnas Remaja dan Yunior di Jakarta, Pelatih kepala tim anggar PPLOP Jateng Heru Asriyanto terus menggenjot teknik dan fisik para atlet pelajar. Pada latihan rutin pasca perhelatan Popnas, seluruh atlet kembali diasah Heru terkait ketajaman akurasi serangan.

"Dalam menyerang dengan menusukkan pedang ke tubuh lawan, tiap atlet harus memiliki fokus serangan, sehingga akurasi akan meningkat. Jadi tidak asal menyerang, apalagi menggertak lawan saja," ungkap Heru di sela-sela melatih di depan Kompleks Kolam Renang GOR Jatidiri Semarang, Selasa (10/10).

Untuk memperkuat akurasi, Heru terus menyisipkan program latih tanding di antara atlet PPLOP Jateng. Selain menyaksikan kekuatan masing-masing atlet pelajar, tak jarang Heru turun tangan berlatih tanding satu persatu dengan para atlet yang kini berjumlah sepuluh siswa, terdiri dari lima putra dan lima putri. "Saya menguji seberapa besar perkembangan latihan mereka, mulai dari degen, floret, dan sabel putra putri, semua saya minta maju satu persatu, sekaligus saya evaluasi," imbuh mantan pelatih kepala tim anggar Popnas Jateng ini.

Pada penyelenggaraan Popnas lalu, tim anggar yang masuk dalam kategori eksibisi berhasil merebut gelar juara umum dengan raihan tiga emas, tujuh perak, dan dua perunggu.
Tiga emas disumbangkan oleh Lilik Rahmawati (individu degen putri), tim beregu degen putra, dan tim beregu floret putra. Hasil ini menyamai capaian gelar juara umum tim anggar Jateng, saat berlaga di PON Remaja 2015 di Surabaya.

Dengan prestasi yang diraih ini, maka Jateng dipastikan akan menjadi tuan rumah untuk Kejurnas PPLOP 2018 mendatang. Sementara para atlet binaan PPLOP Jateng juga sebagian besar lolos ke Kejurnas di Jakarta. Mereka dipilih mewakili Jateng setelah keluar sebagai juara baik perorangan maupun beregu dalam Kejurprov di Semarang, belum lama ini.

(Joseph Army Sadhyoko /SMNetwork /CN26 )