image

Foto: suaramerdeka.com / Asef F Amani

05 Oktober 2017 | 19:02 WIB | Raket

35 Pemain dari Tujuh Negara Dilatih Christian Hadinata

MAGELANG, suaramerdeka.com –Sebanyak 35 atlet dari tujuh negara berkesempatan mendapat ilmu bermain bulu tangkis dari legenda hidup Indonesia, Christian Hadinata. Mereka belajar langsung dari Juara All England 1972 & 1973 itu selama 12 hari di GOR Djarum Magelang.

Bersama tim pelatih, Christian sebagai Head Coach berbagi ilmu dengan para pemain dari negara non-badminton itu. Tim pelatih mengajari mereka dari latihan fisik hingga teknik dan diakhiri dengan mini tournament.

Christian mengatakan, 35 pemain itu terdiri dari 21 putra dan 14 putri yang berusia di bawah 19 tahun. Adapun tujuh negara yang ikut antara lain Brasil, Armenia, Georgia, Selandia Baru, Australia, Bulgaria, dan Timor Leste.

“Mereka belajar di sini dalam program *Blibli Com Training Camp 2017 Road to World Junior Championships* dari 23 September sampai 5 Oktober. Ini adalah program PBSI yang bertujuan membantu negara yang badmintonnya belum berkembang,” ujarnya.

Pemegang gelar juara dunia ganda putra dan ganda campuran tahun 1980 ini menuturkan, ada desas-desus tidak mengenakan terkait posisi cabang olahraga (cabor) badminton di Olimpiade. Tersiar kabar cabor badminton tidak akan dimainkan dalam Olimpiade, karena kekuatan tidak merata.

“Selama dua dekade ini memang kekuatan badminton ada di benua Asia, seperti Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Korea, dan Jepang. Sementara negara-negara maju di Eropa dan Amerika, apalagi di benua Afrika kalah jauh,” katanya.

Atas dasar itu, BWF sebagai induk olahraga bulu tangkis dunia meminta negara-negara yang kuat badmintonnya untuk membina negara-negara yang masih berkembang. Termasuk Indonesia yang diharuskan memiliki “anak asuh” dengan tujuan meningkatkan kekuatan bulu tangkisnya.

(Asef Amani /SMNetwork /CN26 )