image

Foto: suaramerdeka.com / dok

27 September 2017 | 06:39 WIB | Raket

Andika Monoarfa Sebut Beatrice dan Aldila Catatkan Sejarah di Asia

ASGHABAT, suaramerdeka.com- Chief de Mission (CdM) atau Ketua Kontingen Indonesia untuk AIMAG, Andika Monoarfa memuji prestasi yang dicatat petenis putri Beatrice Gumulya dan Aldila Sutjiadi yang sukses mengamankan medali emas dan perak Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) 2017 di Asghabat, Turkmenistan. Bahkan, dia mengaku tak menduga Beatrice dan Aldila mampu mencatat sejarah baru bagi dunia tenis Indonesia.

"Saya bukan hanya salut dengan prestasi Beatrice dan Aldila yang sukses mengamankan medali emas dan perak tunggal putri AIMAG. Tetapi, mereka telah mencatat sejarah dengan menjadikan All Indonesian Final di event Asia yang tak pernah terjadi puluhan tahun sebelumnya," kata Andika Monoarfa, Selasa (26/9).

Beatrice juga mengaku tak mengira dirinya bakal bisa bertemu dengan Aldila di final tunggal putri.  "Memang cukup mengejutkan sebenarnya bisa All Indonesian Final. Dan, saya juga senang bisa membanggakan Indonesia," tuturnya.

"Saya juga bangga bisa mewakili Indonesia dan jadi salah satu pemain yang bermain di final dalam event Asia ini. Apalagi, saya bisa bermain dengan Kak Bea (panggilan Beatrice) memperebutkan medali emas," timpal Aldila.

Dengan hasil ini, Kontingen Indonesia menempati peringkat ke-22 dengan mengoleksi dua emas, empat perak dan 12 perunggu.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )