13 Oktober 2017 | Ekonomi - Bisniss

Bandara Kertajati Diminati Investor Timteng

BANDUNG- Investor Timur Tengah (Timteng) plus tertarik untuk menanamkan modal di Bandara Kertajati, Majalengka, yang tengah dikebut pembangunannya. Proyek infrastruktur itu dinilai prospektif mengingat banyaknya peluang yang bisa dimanfaatkan.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Virda Dimas Ekaputra, para investor itu lebih menyasar ke kawasan aerocity yang pembangunannya memang satu paket dengan proyek infrastruktur yang direncanakan beroperasi tahun depan itu. Dia menjelaskan, Kertajati Aerocity merupakan daerah penyangga Bandara Kertajati. ”Dari semua sektor yang ditawarkan, mereka menyatakan ketertarikannya,” tandasnya di Bandung, Kamis (12/10).

Investasi yang ditawarkan itu, di antaranya hotel transit, hotel berbintang, dan hotel budget dengan jarak sekitar 850 meter dari jalan provinsi ke bandara. Tak hanya itu, pembangunan pabrik garmen juga ikut diajukan. Virda berharap kawasan aerocity itu benar-benar bisa menarik modal dari Timteng. Terlebih nilai investasi yang dibawa ke Indonesia cukup besar, yakni sekitar Rp 200 triliun. Para investor itu di antaranya berasal dari Turki, Mesir, Yordania, dan Saudi Arabia. Mereka menyempatkan mengunjungi langsung lokasi pembangunan.

Mereka datang ke Bandung dalam rangkaian kegiatan ‘’Indonesia-Middle East Annual Gathering on Economy (Image 2017)’’ pada 8-10 Oktober lalu. Image 2017 merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi yang digelar Kementerian Luar Negeri untuk menjembatani keinginan daerah dalam mencari berbagai peluang kerja sama ekonomi dengan luar negeri.(dwi-55)