13 Oktober 2017 | Olahraga

Pesta Besar Calcio

TORINO-Akhir pekan ini akan menjadi pesta besar calcio. Tiga grande partita secara berurutan tersaji di Torino, Roma, kemudian Milano.

Setelah Juventus tuntas menjamu Lazio di Allianz Stadium, pesta sepak bola berlanjut di Stadio Olimpico, Minggu (15/10) dini hari WIB. Tuan rumah AS Roma akan menantang pemuncak, Napoli, sang capolista yang masih sempurna dalam tujuh giornata. Tepat 24 jam kemudian, pesta calcio ditutup Derby della Madonnina di Stadio Giuseppe Meazza, mempertemukan Internazionale yang belum terkalahkan melawan saudara tuanya, AC Milan. ”Senang melihat tim papan atas saling menantang satu sama lain. Ini jelas akhir pekan yang penting, dan kami sadar sepenuhnya bahwa Lazio sangat kuat. Mereka telah menetapkan tujuan besar dan masuk ke permainan ini setelah mendapatkan musim yang baik. Performa yang dilanjutkan pada awal musim. Ini akan menjadi pertarungan besar, tapi kami siap,” ungkap penyerang Juventus, Federico Bernardeschi sebagaimana dilansir laman resmi La Vecchia Signora, Kamis (12/10).

Sementara itu, jelang lawatan ke Torino, Sergej Milinkovic Savic diklaim tak ingin meninggalkan Lazio untuk pergi ke Juventus. Gelandang asal Serbia berusia 22 tahun tersebut dipandang sebagai salah satu talenta muda yang sarat potensi sehingga dikabarkan membuat Le Zebre tertarik. ”Juventus? Sergej sangat senang di Lazio, dan dia memperbarui kontraknya belum lama ini,” ungkap agen Milinkovic-Savic, Mateja Kezman dalam wawancara dengan Tuttosport sebagaimana dilansir Football Italia. Mantan pemain Chelsea tersebut menuturkan, Milinkovic-Savic merupakan pemain spesial. Pemain yang menggabungkan kekuatan, kecepatan dan teknik. ”Dia adalah talenta papan atas dan membutuhkan klub seperti Lazio. Pelatih seperti (Simone) Inzaghi melakukan yang terbaik dan maksimal untuknya,” lanjut pria yang juga berkebangsaan Serbia tersebut.

Diego Maradona

Dari Napoli, penyerang Dries Mertens menolak dibandingkan dengan legenda Partenopei, Diego Maradona. Lelaki berkebangsaan Belgia tersebut tampil menakjubkan sejak ditempatkan sebagai penyerang tengah, dan beberapa permainannya dibandingkan dengan pahlawan terbesar Napoli. ”Maradona adalah legenda. Anda bisa membuat perbandingan antara gol, tapi bukan pemainnya,” kata Mertens dalam sebuah wawancara dengan Guerin Sportivo. ”Ini bagus untuk saya, tapi saya sangat menghormatinya. Maradona adalah legenda dan membuat sejarah dengan bola, saya berada di level berbeda. Saya Dries, saya ingin menjaga kaki saya tetap di lapangan dan membantu tim,” ucapnya.

Sementara bek Milan, Mateo Musacchio, mengakui kapten Inter Milan, Mauro Icardi sebagai pemain paling berbahaya dalam derby akhir pekan nanti. Karena itu ia bertekad tak akan membiarkan penyerang Argentina tersebut ”bernapas” selama pertandingan. Namun Inter bukan hanya Icardi sehingga pemain lainnya patut diwaspadai. ”Mereka memiliki tim yang bagus, jadi kami harus tetap fokus kepada semua pemain mereka jika kami ingin bahagia di akhir pertandingan,” ucap Musacchio.(J21-65)