13 Oktober 2017 | Solo Metro

Rebut Motor, Pelaku Tega Lukai Pengojek

KARANGANYAR- Pernah hidup di penjara karena kasus pencurian dengan kekerasan, tak membuat Suparno (41) jera. Residivis asal Karanganyar ini nekat berbuat kriminal lagi pada Rabu (11/10) lalu, dengan berupaya merampas sepeda motor milik Danang bin Sarojo (58), warga Banjarsari, Solo.

Tukang ojek itu ditodong dengan pisau, saat mengantarkan tersangka ke wilayah Colomadu. Bahkan, pelaku nekat menusukkan pisau yang dibawanya, hingga mengenai pelipis dan leher korban. Namun aksi kriminalnya gagal, setelah korban melawan dan warga sekitar mengetahui peristiwa tersebut. Pelaku berhasil ditangkap dan diamankan jajaran Polsek Colomadu, hingga tidak sampai dihakimi massa.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto mengungkapkan, kronologis kejadian berawal saat tersangka meminta korban yang biasa mangkal di area Terminal Tirtonadi untuk mengantarnya ke daerah Colomadu. Sebagai tukang ojek, permintaan tersangka disanggupi korban. Keduanya lalu berboncengan naik sepeda motor Yamaha Jupiter AD-6586-DS. “Sesampai di wilayah Colomadu, pelaku tak segera menyebutkan wilayah yang akan ditujunya, namun hanya berputar-putar tak tentu arah,” jelasnya, Kamis (12/10).

Setiba di daerah yang agak sepi, korban dipaksa menghentikan sepeda motornya. Pelaku lalu menyerang korban dengan pisau hingga mengenai pelipis dan leher, sembari meminta kunci sepeda motor korban.

Barang Bukti

Diperlakukan demikian, korban melawan dan berhasil memukul pelaku dengan kayu yang ditemukannya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, ikut menolong korban. Pelaku berhasil ditangkap dan diamankan polisi yang mendapat laporan kejadian tersebut. Korban yang mengalami lukaluka segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. “Motif pelaku semata-mata ingin menguasai kendaraan korban. Pelaku adalah residivis yang pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kebakkramat dan pada Agustus 2017 lalu baru keluar dari penjara,” jelas kapolres.

Barang bukti sebilah pisau, satu arit, sebuah tas hitam dan sepeda motor milik korban, ikut diamankan untuk keperluan penyidikan kasus lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHP junto pasal 53 KUHP. “Kami juga sedang mengembangkan penyidikan, untuk mengetahui apakah ada korban kejahatan lain dari perbuatan tersangka,” imbuhnya.(H44-70)