image

SM/Saiful Bachri - PEMERIKSAAN SENJATAAPI : Kasatreskrim AKPAkhwan beserta anggotanya mengawali pemeriksaan senjata api di Polres Pemalang, kemarin.(15)

13 Oktober 2017 | Suara Pantura

Sejumlah Senpi Disita

  • Pemeriksaan di Polres Pemalang

PEMALANG- Dari 140 senjata api (senpi) anggota Polri di Pemalang yang diperiksa Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), Kamis (12/10), beberapa di antaranya terpaksa disita.

Penyitaan senjata api tersebut diakui oleh Kasi Propam Polres Pemalang Iptu Sahrani Rahadi yang didampingi Kasubag Humas AKP Liestyowati dan Kasubag Sarpras Iptu Sukarno. Menurut Sahrani, penyitaan senjata api tersebut hanya untuk mengurus surat izin pemegang senjata api yang sudah habis. Setelah surat diperpanjang maka senjata akan diserahkan kembali. Dikatakan, pengecekan hari itu juga menyangkut kelayakannya.

”Apakah senjata api masih layak dipakai atau sudah rusak. Tetapi dalam pemeriksaan hari itu tidak ditemukan adanya senjata api yang rusak,” ucapnya. Pemeriksaan senjata api disaksikan langsung Kapolres AKBPAgus Setyawan. Senjata yang diperiksa tersebut, baik laras panjang maupun pendek masing-masing dibawa oleh anggota dan diserahkan ke meja petugas pemeriksa. Lengkap dengan peluru dan surat-suratnya. Sahrani menjelaskan, jika surat izin pemegangnya kedaluwarsa maka senjata akan ditahan sementara.

Sebaliknya kalau masih berlaku senjata diberikan kembali kepada anggota yang bersangkutan. Jalannya pemeriksaan diawali oleh Kasatreskrim AKP Akhwan Nahdzirin beserta anggotanya. Kemudian dilanjutkan oleh kesatuan lainnya dan sejumlah polsek. Kasi Propam Polres Pemalang Iptu Sahrani Rahadi mengatakan, kegiatan pemeriksaan senjata api rutin dilaksanakan setiap bulan dua kali. Hal itu untuk melihat keberadaan senjata api ada di mana dan bagaimana surat-suratnya.

Selain itu sebagai upaya pencegahan dan penyalahgunaan senjata api. ”Pemeriksaan ini tidak ada kaitannya dengan kejadian di luar daerah (anggota Brimob tembak dua rekannya, Brimob di Blora-red) tentang penggunaan senjata api. Ini hanya kegiatan rutin sebagai fungsi pengawasan,” tandas Sahrani.

Pemeriksaan senjata api hari itu, dia menambahkan, juga terkait mengenai pengecekan administrasi dan data jumlah senjata api yang ada di bagian sarana dan prasarana (sarpras), di penjagaan maupun dipegang anggota. ”Termasuk senjata api yang untuk penjagaan di bank-bank akan dicek administrasinya,” ucapnya.(sf-15)