image

SM/Cessnasaring - TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Kapolres Tegal AKBPHeru Sutopo menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu pada saat konferensi pers, Kamis (12/10).(15)

13 Oktober 2017 | Suara Pantura

Ditangkap, Tiga Pengedar dan Pemakai Sabu-sabu

SLAWI- Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Tegal menangkap tiga pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu. Mereka adalah HP (33), warga Jalan Pasar Hewan Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu , Kabupaten Brebes, BM (26), warga Dukuh Munggang Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu , Kabupaten Brebes dan K (35), warga Jalan Wijaya Kusuma 14 Kelurahan Kudaile , Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Ketiganya ditangkap Sat Resnarkoba di dua lokasi yang berbeda. Kapolres Tegal AKBP Heru Sutopo dalam konferensi pers, Kamis (12/10) menjelaskan, HP yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang dan BM yang memiliki profesi sebagai petugas pemadam kebakaran digerebek Jumat (15/9) lalu sekitar pukul 21.00 di dalam kamar Hotel Kartika, Kecamatan Slawi Wetan, Kabupaten Tegal.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan tiga buah paket sabu dengan berat bervariasi. Yakni satu paket sabu dengan berat 0,13 gram yang dibungkus dengan satu buah plastik putih bening dan disimpan dalam satu buah bungkus rokok. Kemudian satu paket sabu dengan berat 2,23 gram dan satu paket dengan berat 0,51 gram, masing-masing paket dibungkus plastik putih bening .

Di kamar hotel itu, polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang biasa digunakan untuk mengonsumsi sabu, di antaranya tiga buah pipet kaca bening, sedotan plastik, tisu dan korek api gas.

Heru menyebutkan, dari penangkapan dua tersangka tersebut, polisi mendapat informasi adanya peredaran gelap dan penyalahgunaan jenis sabu. Selanjutnya anggota Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dengan pembelian terselubung (under cober buy) hingga akhirnya menggerebek di rumah K di Jalan Wijaya Kusuma 14 Kelurahan Kudaile pada Sabtu (16/9) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Dua Paket Sabu

Setelah dilakukan penggeledahan di rumah tersangka K, berhasil ditemukan dua paket sabu seberat 0,27 gram, yang dibungkus plastik putih bening berikut satu buah pipet kaca bening yang disimpan di dalam bekas bungkus rokok. ”Dari pengakuan K, ia mendapatkan dua paket sabu itu dari HP dan BM, yang telah ditangkap sebelumnya,” ucapnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) lebih subsider pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 dipidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun,” kata Heru.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Tegal AKPSugeng menyebutkan, dari pengakuan tersangka, narkoba sabu diperoleh dari Cilacap. ”Untuk barang bukti sudah kami serahkan ke labfor,” ungkapnya. Ditambahkannya, selama tahun ini mulai Januari hingga September, terdapat 17 tersangka kasus tindak pidana narkoba yang diproses hukum.(H45-15)