image

SM/Alman ED - PAGAR KOLAM IPAL: Pagar dari pipa besi di kolam penampung air limbah TPAsampah di Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati. (14)

13 Oktober 2017 | Suara Muria

Ikan Akan Deteksi Air Bebas Pencemaran

  • Kolam TPABaru di Pati

PATI- Kolam penampung air dari instalasi pengolah air limbah (IPAL) tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, akan diisi ikan dan tanaman air.

”Ikan dan gulma itu untuk mendeteksi adanya unsur pencemar di kolam itu,” kata pelaksana proyek tersebut, Ponimin, kemarin. Menurut dia, bila ikan yang dipelihara di kolam itu hidup berarti air yang dialirkan dari IPAL sudah bebas pencemaran. Hal itu akan diperkuat oleh tumbuhnya tanaman air di kolam itu. Artinya, kata dia, air yang dialirkan dari IPAL ke kolam itu sudah memenuhi baku mutu lingkungan.

Prolingkungan

Dikatakan, pemkab berkomitmen menjaga lingkungan. Untuk itu, pengelolaan TPA sampah model sanitary landfill di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo itu pun menerapkan prinsip-prinsip prolingkungan. Menjelang selesainya pembangunan TPA sampah itu, ia mengingatkan warga, terutama anak-anak, jangan mendekati kolam IPAL. ”Solanya kolam itu cukup dalam, dua meter, sehingga membahayakan.”

Diakui kontraktor sudah memasang pagar berupa pipa besi sehingga tetap ada risiko anak-anak tercebur. Terlebih lagi saat ini hujan sering turun sehingga jalan di tepi kolam sangat licin. Pihaknya merasa perlu mengingatkan hal itu mengingat tiap Sabtu, Minggu, ataupun hari libur, lokasi TPA sampah model baru tersebut kerap didatangi warga.

Mengenai pola pengolahan limbah cair, dikatakan, air limbah akan diolah di tiga bak, setelah itu dialirkan ke bak keempat. Menurut dia, dalam musim hujan kolam-kolam itu mendapat tambahan air dan biasanya dihuni katak. Keberdaan binatang amfibi itu yang biasanya menarik perhatian anak-anak. ”Anakanak tidak menyadari kolam kolam iyu cukup dalam, paling dangkal berkedalaman dua meter dan terdalam empat meter.”

karena itu sedari awal ia menginformasikan hal itu supaya para orang tua juga mengingatkan anak-anak merka tidak bermain-main di area kolam TPA sampah. ”Apalagi, akses di lingkungan TPA baru menggunakan jalan beton dengan kondisi naik turun sehingga juga membahayakan pegendara motor.”(ad- 14)