13 Oktober 2017 | Edukasia

Publikasi Ilmiah Indonesia Mampu Kalahkan Thailand

  • Supriyadi Dilantik Jadi Direktur Polines

JAKARTA- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, publikasi Indonesia di Scopus meningkat tajam dan mampu mengalahkan Thailand. Indonesia sudah mencapai angka 12 ribu, sedangkan Thailand hanya diangka 10 ribu.

Padahal 2015 lalu, kata Nasir, hanya ada 4.500 karya yang terindeks Scopus jauh tertinggal di bawah Thailand yang jumlahya sudah 9.500 publikasi. ''Itu artinya, kerja keras untuk meningkatkan publikasi tidak sia-sia,'' kata dia saat melantik Supriyadi sebagai Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines) 2017 - 2021.

Acara pelantikan dilaksanakan di Auditorium Gedung D lantai 2, Kemenristekdikti, baru-baru ini. Nasir meminta direktur yang dilantik agar berkerja keras untuk meningkatkan kualitas dosen dan mahasiswa. ''Untuk dosen didorong agar meningkatkan publikasi ilmiah. Adapun mahasiswa supaya bisa difasilitasi lewat kerja sama dengan dunia industri,'' terang Menristekdikti.

Dia sekaligus berpesan agar kampus atau Politeknik itu bisa maju cepat, jangan membuat aturan yang sulit. Buatlah aturan yang dinamis. Supriyadi yang terpilih sebagai Direktur Polines untuk masa jabatan kedua, usai pelantikan mengatakan, menghadapi tantangan dan dinamika perubahan, Polines harus memiliki keunggulan dan lebih fokus.

Konsep pengembangannya, menjadikan Polines sebagai Pusat Inovasi Teknologi dan Bisnis yang mengintegrasikan antara potensi internal dengan tuntutan dan kebutuhan pemangku kepentingan baik skala nasional maupun internasional. ''Strategi implementasinya adalah menyinergikan potensi serta menghargai keberagaman dan perbedaan dalam batas standar toleransi,''jelasnya.(H41-42)