12 Oktober 2017 | Selebrita

Agnez Mo Rilis ”X”

JAKARTA- Agnez Mo tidak pernah setengah-setengah jika melakukan sesuatu. Dikutip dari majalah Vogue, dia memimpin sekelompok tim penari yang menampilkan koreografi rumit dalam single ”Long as I Get Paid” dari album debut internasional berjudul X di lokasi pilihannya sendiri.

”Saya harus memastikan apa yang saya bayangkan memang jadi kenyataan,” kata Agnez di sela pengambilan gambar video klip tersebut. ”Kritikus paling besar adalah saya sendiri.

Saya ingin semuanya sempurna. Ini bukan soal arogansi, ini tentang menyadari bahwa saya berevolusi dan bergerak ke arah yang benar.” Dengan sangat antusias, Agnez mengumumkan rilis album tersebut lewat akun Instagram.

”My baby X was born. 10 of October 1 2 AM in all countries (each time zone). My honesty. My fantasy. My reality. AGNEZxMO #AGNEZMO #X,” tulis dia. Bisa dibilang album tersebut juga menjadi pembuktian Agnez Mo di panggung hiburan dunia.

Sebab ia sudah cukup lama tidak merilis album. Terakhir, dia merilis album Coke Bottle pada 2014 yang kemudian menjadi perbincangan publik karena video musiknya.

Album X dianggapnya sebagai album paling personal karena kini Agnez memasuki fase baru dalam karier yang sudah optimal sejak awal. Meski masih pendatang baru di Amerika, Agnez sudah meniti karier sejak berusia 6 tahun di Asia, menjadi bint a n g pop yang lagu-lagunya menempati puncak tangga lagu selama dua dekade.

”Banyak seniman yang suka mengganti tim mereka, tapi saya tidak seperti itu karena saya percaya tim harus seperti keluarga,” kata Agnez yang telah bekerja sama dengan Timbaland dan Danja.

”Saya mau bekerja dengan orang-orang yang ada di sana karena kita membuat sesuatu yang keren, bukan cuma karena mereka digaji. Ketika saya menemukan tim yang tepat, saya ingin terus bersama mereka.”

Penuh Semangat

Soal busana, Agnez mengajak penata busana Monica Rose, penata rias Mylah Morales, dan penata rambut Larry Sims untuk menciptakan visual dalam video musiknya dan membuat tampilannya menakjubkan.

Rose mengatakan dirinya menyukai Agnez yang mau mengambil risiko. ”Dia tak pernah bilang tidak dan selalu terbuka pada saran dan masukan.” Kemampuan Agnez beradaptasi juga membuat pekerjaan jadi lebih seru untuk Sims.

”Dia itu bunglon,” kata Sims sembari menambahkan bahwa Agnez mengingatkannya pada saat dia baru bekerja sama dengan Lupita Nyong'o karena sang penyanyi penuh semangat untuk berkarya. Sedangkan Moralez membandingkan Agnez dengan Rihanna.

”Agnez mempunyai visi yang dia inginkan dan itu yang penting saat kau bekerja sama dengan seorang seniman.” Namun, bagi Agnez buah dari idenya bukan cuma soal bajubaju keren, tapi menyampaikan ceritanya, meski kadang bertentangan dengan pandangan sempit industri musik mengenai seniman perempuan dengan warna kulit tertentu. (ant,dtc- 25)