27 September 2017 | Hello Kampus

Kampus Konservasi, Fokus Internasionalisasi

Sebagai Universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus mendorong mutu internal untuk mewujudkan visi internasionalisasi.

Setelah meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi A (unggul), Unnes juga terus bergerak menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Tahun ini, tiga program internasional yang diadakan Unnes adalah Program Joint Summer Hibah Penguatan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional (PKKUI), Pertukaran Darmasiswa, dan International Teaching Internship. Program Joint Summer Hibah PKKUI dan Pertukaran Darmasiswa berada di bawah naungan International Office Unnes.

Peserta program tersebut akan mendapatkan kesempatan untuk belajar bersama mahasiswa Unnes dan belajar kebudayaan Indonesia. Program International Teaching Internship merupakan program praktik mengajar mahasiswa asing di sekolah mitra Unnes di bawah bimbingan Lembaga Pengembangan dan Pendidikan Profesi Unnes.

Untuk tahun ini, program dilakukan pada 6 September- 26 Oktober dan diikuti oleh 10 mahasiswa dari Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia. Mahasiswa itu mengajar di tiga sekolah di Kota Semarang.

Kelas Internasional

Kampus yang lebih dikenal menghasilkan pencetak calon guru ini juga memiliki 10 kelas internasional, yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat (S-1), Pendidikan IPS (S-2), Teknik Kimia (S- 1), dan Pendidikan Olahraga (S-3).

Selain itu, Pendidikan Matematika (S- 1), Ilmu Hukum (S-1), Sastra Jawa (S- 1), Geografi (S-1), Ekonomi Pembangunan (S-1), serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD, S-1). Kelas internasional diperuntukkan bagi mahasiswa Indonesia yang berprestasi dan mahasiswa internasional yang memenuhi syarat. Kelas internasional menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran, serta menerapkan kurikulum internasional yang telah dikaji dan divalidasi oleh Massey University, Selandia Baru.

Kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri pun terus dilakukan. Program praktik pengalaman lapangan (PPL) dan praktik kerja lapangan (PKL) antarbangsa menjadi program tahunan yang terus ditingkatkan mutunya. Rektor Unnes Fathur Rokhman mengatakan, PPLdan PKLantarbangsa merupakan upaya mempersiapkan mahasiswa agar kelak tidak hanya bisa bekerja secara profesional dan berkualitas, namun juga meningkatkan reputasi Unnes di tingkat internasional.

‘’Persaingan global tidak lagi melihat sekat-sekat kewilayahan. Namun, kompetensi dan karakter unggul menjadi kebutuhan di masa datang,’’kata Rektor Unnes, Fathur Rokhman, kemarin. Selain itu, lanjut dia, kolaborasi riset dan pengajaran juga menjadi item kerja sama yang dikedepankan.

Saat ini, Unnes memiliki sebanyak 87 program studi (prodi) dengan sebaran 68 prodi diploma dan sarjana, 14 program magister, dan lima program doktor. Sebanyak 41 di antaranya telah mengantongi akreditasi A. Jumlah tersebut terus bertambah mengingat saat ini terdapat puluhan prodi yang sedang mengajukan akreditasi dan menunggu verifikasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).(55)