14 September 2017 | Olahraga

Jawa Tengah Berjaya di Hari Pertama Panjat Tebing

SOLO- Jawa Tengah berjaya pada hari pertama pertandingan (ekshibisi) panjat tebing Popnas 2017. Dua medali emas nomor speed world record perorangan putra dan putri diraih Kiromal Katibin dan Gracia Evania Lavi. Kiromal Kartibin meraih medali emas setelah di final nomor speed world record putra mengalahkan wakil dari Jawa Timur Arie Wahyu NPH.

Di laga pemuncak Kiromal membukukan waktu 6,733 detik, sedangkan lawannya Arie membukukan waktu 7,992 detik. Adapun Gracia Evania Lavi mampu menjadi kampiun di sektor putri setelah mengalahkan rekan sedaerahnya Veby Alferine P. Di final Gracia membukukan waktu 11,467 detik sementara Veby mencatatkan waktu 12,667 detik. ”Jumlah peserta untuk nomor speed world record ada 48 dari berbagai daerah. Peserta sebanyak itu dibagi menjadi 29 putra dan 19 putri,” ujar Rudi Fitrianto, Kabid Prestasi FPTI Pusat.

Enam Medali

Setelah memperebutkan dua medali pada hari pertama, panjat tebing masih menyisakan enam medali lagi. Keenam medali tersebut akan diperebutkan untuk nomor speed klasik dua medali, lead dua medali, dan boulder dua medali.

”Seluruh pertandingan akan diselenggarakan selama lima hari, sejak hari ini (kemarin) hingga 17 September mendatang,” ujarnya. Dalam pelaksanaan Popnas tahun ini panjat tebing sifatnya masih ekshibisi. Meski memperebutkan delapan medali, namun tidak akan memengaruhi klasemen dari perolehan medali secara umum. ”Ada 101 peserta dari 22 daerah yang menjadi peserta dalam panjat tebing Popnas tahun ini. Sebanyak 61 di antaranya adalah atlet putra dan 40 lagi atlet putri,” tandas dia.(G19-56)