14 September 2017 | Fokus Jateng

Rumah Terbakar,Gabah 1,5 Ton Hangus

  • Kerugian Ratusan Juta Rupiah

PATI- Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Pati. Kali ini terjadi di Desa Padangan, Kecamatan Winong, Rabu (13/9) dan menghanguskan dua rumah milik Dariamin dan Mbah Legi. Dariamin mengalami kerugian hingga Rp 200 juta, karena selain kehilangan rumah, gabah 1,5 ton yang tersimpan di gudang ikut hangus terbakar.

Selain itu api juga melalap laptop, TV, uang tunai Rp 1,8 juta, dua cincin, satu anting-anting dan sejumlah surat berharga lainnya. Dari informasi yang dihimpun kejadian bermula sekitar pukul 13.45 Mbah Legi memasak di dapurnya menggunakan tungku kayu yang kemudian ditinggal membersihkan rumah di halaman depan. Sekitar pukul 14.15 Riadatul Janah yang hendak mandi tibatiba melihat api sudah menjalar di dinding dapur rumah miliknya.

Dirinya berteriak meminta pertolongan kepada ibunya Darmini yang kebetulan berada di rumah bagian depan. Kebakaran dengan cepatnya membakar rumah milik Mbah Legi dan Dariamin. Model rumah yang berupa limasan dengan dinding dan rangka atap dari kayu jati membuat api begitu mudah membesar. Akibatnya, Mbah Legi ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 75 juta. Selain kehilangan rumah perempuan berusia 75 tahun itu juga harus merelakan uang tunai Rp 1,5 juta, gabah lima sak dan beras satu sak yang ikut hangus.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kabagops Kompol Sundoyo mengakui terjadinya kebakaran itu. Setelah mendapat laporan kebakaran, kendaraan taktis water canon segera diterjunkan untuk membantu proses pemadaman. ìKami kerahkan water canon agar proses pemadaman bisa lebih cepat dilakukan. Ini bentuk respon kami membantu masyarakat,îujarnya.

Kulkas Terbakar

Di tempat terpisah, barang bawaan berupa sebuah kulkas terbakar saat diangkut truk. Kejadiannya berlangsung Senin malam (11/9), di jalan umum pusat keramaian Kota Kecamatan Purwantoro (50 Kilometer sebelah timur Ibu Kota Kabupaten Wonogiri), wilayah tapal batas dengan Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Kapolres Wonogiri AKBPMohammad Tora dan Kapolsek Purwantoro AKPSargiyata, menyatakan, tidak ada korban dalam kebakaran kulkas di atas truk tersebut. Kobaran api dapat segera dipadamkan, dengan mendapatkan bantuan warga. Kasubag Humas Polres Wonogiri AKP Haryanto dan Paur Humas Aipda Iwan Sumarsono, menambahkan, pemicu kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

Warga menyebutkan, sumber api diduga berasal dari gas kreon yang tersimpan di dalam kulkas trsebut, telah meledak dan menimbulkan kobaran api. Kulkas yang terbakar itu, diangkut dengan truk berplat nomor AE 8502 BA, dikemudikan Sugeng Santosa (35), warga asal Dusun Menur RT 2/RW5, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jatim. Kata Sugeng, kulkas yang diangkut di atas truknya tersebut, baru saja dibeli dari toko elektronik di Ponorogo, Jatim.

Kemudian diangkut dengan truknya, dalam perjalanan pulang ke Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jatim. Tapi, setibanya di Kota Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, sopir menghentikan truknya untuk keperluan makan malam di Rumah Makan (RM) Sari Laut, yang letaknya bersebelahan dengan Toko Serba Ada (Toserba) Sakat di Purwantoro. ‘’Selesai makan malam, saya melihat ada kobaran api di bak belakang truk. Setelah saya periksa, ternyata kulkasnya terbakar,’’ ujar sopir Sugeng Santosa.(dwa, P27-41)

Berita Lainnya