image

Foto: suaramerdeka.com / dok

07 September 2017 | 17:00 WIB | Futsal

Skuat Futsal Unnes Berharap Diberangkatkan ke Malang

SEMARANG, suaramerdeka.com- Harapan skuat futsal Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk tampil di putaran nasional Liga Mahasiswa (Lima) futsal yang akan diselenggarakan di Malang (17/10) bergantung pada pendanaan pihak kampus.

Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unnes, Tunggul Wijaya mengatakan tim futsal Unnes saat ini tengah khawatir tidak diberangkatkan karena tidak ada pos anggaran kampus untuk ajang tersebut. Diberitakan sebelumnya skuad asuhan Yuwono ini sebelumnya meraih posisirunner upLima futsal regional Jateng-DIY pada 27 Agustus.

Di gelaran sebelumnya tersebut, Teguh menceritakan tim futsal Unnes melakukan patungan agar bisa berangkat bertanding di UII Yogyakarta sejak pertengahan Agustus. Alhasil mereka tampil gemilang di babak penyisihan hingga semifinal dengan rekor tidak terkalahkan.

Ahmad Khoeron dkk hanya takluk dari Universitas Negeri Yogyakarta di pertandingan final dengan skor 7-3. Meski kalah mereka tetap berangkat ke Malang bersama UNY sebagai wakil Jateng-DIY di putaran nasipnal, 17 Oktober mendatang.

"Harapan kami terancam gagal ke Malang setelah kami melakukan audiensi dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Unnes Dr Bambang BR, mengenai persiapan tim futsal. Kami mendapatkan informasi kampus tak mendukung keberangkatan kami karena terkait tidak adanya pos anggaran untuk tim futsal. Selain itu, banyak dana keluar untuk kontingen Pomnas 2017 yang akan berangkat ke Makassar di bulan yang sama," papar Teguh kemarin.

Hal ini membuat skuat futsal Unnes merasa terpukul. Sebab mereka telah berjuang dengan dana sendiri di babak regional dan mampu meniorehkan prestasi untuk kali pertama ke putaran nasional bagi tim futsal Unnes di Lima futsal.

''Sebelumnya para pemai patungan dan terkumpul Rp 3,5 juta untuk ikut regional Jateng-DIY. Kami sudah buktikan kami mampu harumkan nama kampus, tapi kami terancam tidak bisa berangkat ke Malang karena tidak ada alokasi dana. Jika kami tidak ikut putaran nasional, kekhawatirannya futsal Unnes akan di-blacklistdari kompetisi itu,'' lanjutnya.

Terpisah, Dr Bambang BR menegaskan pihaknya tak pernah menyatakan tidak mendukung kegiatan tim futsal di Lima putaran nasional. Pihaknya juga tidak ingin memutus harapan para mahasiswa yang telah berjuang. "Kami coba memberikan beberapa saran untuk mendapatkan bantuan dana, selain dari kampus. Dengan cara menggandeng pihak ketiga yang nanti bersinergi dengan kampus untuk memberangkatkan tim futsal," kata Bambang.

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )