image

MENGEPUNG: Dua pemain PSS Sleman Arie Sandy dan Ardi Idrus mengepung striker Timnas Indonesia U-19 Egi Maulana Vikri (10) saat beruji coba di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sleman. (suaramerdeka.com / Dananjoyo Kusumo)

13 September 2017 | 11:42 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Tandang ke Cilacap, PSS Bidik Kemenangan

SLEMAN, suaramerdeka.com- Meski sudah tidak berpengaruh bagi lolosnya PSS ke babak 16 besar, namun skuat Super Elang Jawa tetap mematok kemenangan saat menantang tuan rumah PSCS Cilacap pada laga pamungkas penyisihan grup di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Rabu (13/9) petang.Misi penasaran lebih tepat dialamatkan kepada Busari cs pada lawatannya kali ini. “Kami tetap harus mengejar kemenangan. Itu penting. Untuk menjaga performa tim di 16 besar nanti,” kata pelatih PSS Freddy Muli.

Bagi Freddy, dalih menjaga peforma tim memang bisa jadi sebagai salah satu alasannya. Tapi kalau dilihat lebih dalam lagi, lawatan PSS kali ini bisa juga berarti membawa misi penasaran. Tanpa melihat tabel klasemen sekalipun, bentrok kedua tim akan sangat panas. PSS tentu akan membalas kekalahan menyakitkan di Final Indonesia Soccer Championship (ISC) B dan pembukaan Liga 2.

Kedua duel tersebut disaksikan oleh puluhan ribu Sleman fans. Tanpa ada suporter PSCS yang ikut menyaksikan. Membuktikan bahwa mentalitas Jimi Suparno dan kolega kala itu tak mampu ditekan dengan chant tanpa henti Brigata Curva Sud dan Slemania. Padahal ketika itu Super Elang Jawa sangat diunggulkan.

Di sisi lain, PSS tidak akan bisa memainkan Waluyo dan Tedi Berlian karena akumulasi kartu. Termasuk juga kiper utama Syahrul Trisna yang dipanggil kesatuanya di TNI. Kekosongan di lini belakang bisa ditutup dengan menurunkan Hisyam Tolle menemani Jodi Kustiawan di bek tengah. Juga Ardi Idrus difullbackkiri. Lini depan juga tidak terlalu terpengaruh dengan absennya Toni Yuliandri yang mengalami cedera.

Freddy menyadari bahwa tuan rumah akan tampil habis-habisan menghadapi PSS. Namun dia telah menyiapkan strategi antisipasi dan tetap mengejar kemenangan. “Jelas mereka akan keluar menyerang, apalagi tuan rumah. Tapi kami sudah antisipasi dan tetap bermain dengan style of play PSS seperti biasanya," tuturnya.

Terpisah, pelatih PSCS Jaya Hartono tidak ingin terlalu dipusingkan dengan masih berpeluang tim-tim lainnya untuk menemani PSS ke 16 besar. Dia meyakini dengan persiapan maksimal dan dukungan suporter, maka bisa mengatasi perlawanan anak-anak Sleman. “Persiapan kami sebelum pertandingan ini cukup bagus. Kami juga bermain di home dengan dukungan suporter yang fanatik. Itu akan menjadi modal kami dan kami yakin akan menambah semangat pemain,” tandas dia.

(Gading Persada /SMNetwork /CN26 )