image

Foto: Istimewa

14 September 2017 | 09:15 WIB | Mancanegara

Sri Lanka Bakal Resmikan Kebun Ganja Perdana

KOLOMBO, suaramerdeka.com- Menteri Kesehatan Sri Lanka  Rajitha Senaratne menyebut, negaranya akan meresmikan kebun ganja perdana guna memasok pasar obat tradisional dan ekspor ke Amerika Serikat. "Banyak praktisi pengobatan tradisional mengeluhkan bahwa mereka kesulitan memperoleh ganja berkualitas tinggi," ujar Senaratne kepada awak media.

Kebun ganja seluas 40 hektare, disebutnya, dapat memproduksi lebih dari 25 ton ganja per tahun dan berada di bawah perlindungan militer, akan menjamin pasokan ganja berkualitas tinggi. "Ganja berkualitas merupakan bahan baku penting dalam peracikan obat tradisional".

Pasar obat tradisional saat ini diklaim Rajitha bergantung pada ganja hasil sitaan pengadilan. "Saat praktisi pengobatan tradisional memperoleh ganja, ganja tersebut sudah berusia sekitar empat hingga lima tahun dan kehilangan khasiatnya," ujar Senaratne.

Ia mengatakan pemerintah Sri Lanka berencana mengekspor surplus dari kebun ganja di Ingiriya, 60 kilometer tenggara Kolombo. "Saya mendengar permintaan dari pasar AS dan beberapa negara lain sangat tinggi. Ganja digunakan oleh industri farmasi dalam pembuatan penghilang rasa sakit."

AFP melansir, kepemilikan ganja dan penggunaan sebagai rokok ilegal di Sri Lanka.

(Ant /CN26 )