image

BERI PAPARAN: Bupati Kudus, Mustofa, memberi paparan kepada pengurus DPC PDIP Salatiga dan para kader di kantor DPC PDIP Salatiga, Selasa (12/9) malam perihal keinginan mencalonkan diri menjadi calon Gubernur Jateng. (suaramerdeka.com/Moch Kundori)

13 September 2017 | 22:06 WIB | Pilkada Serentak

Ketua DPC PDIP Salatiga: Musthofa Lebih Bisa Memanusiakan daripada Kader Lain

SALATIGA, suaramerdeka.com- DPC PDIP Salatiga siap mengusulkan kepada ketua DPP PDIP untuk merekomendasikan Bupati Kudus, Musthofa, guna maju menjadi calon Gubernur Jateng 2018. Sebab, Mustofa dinilai memiliki komitmen kuat terhadap partai yang membesarkannya.

Hal itu disampaikan Ketua DPC PDIP Salatiga, Teddy Sulistio, saat menerima silaturahmi Musthofa di kantor DPC PDIP Salatiga, Selasa (12/9). Acara silaturahmi ini juga dihadiri puluhan pengurus DPC dan para kader PDIP Salatiga.

"Hingga saat ini, baru Musthofa yang datang ke DPC PDIP Salatiga. Dari situ bisa dilihat kalau Musthofa ini lebih bisa nguwongake (memanusiakan) dibanding kader lain. Jadi
kalau DPC PDIP Salatiga diminta usulan cagub Jateng, kami akan mengusulkan Mustofa," kata Teddy.

Sementara itu Musthofa mengatakan, ia gencar melakukan konsolidasi dan komunikasi ke jajaran pengurus DPC PDIP di berbagai daerah di Jateng termasuk ke Salatiga.
Terlebih Salatiga ini boleh dibilang replika Indonesia, sehingga pihaknya perlu untuk lebih jauh mengenal kota kecil ini. Masyarakat Salatiga dianggapnya bisa
hidup rukun meski dihuni berbagai suku dan agama.

Acara silaturahmi berlangsung gayeng. Musthofa, meski saat ini masih menjabat Bupati Kudus, tetapi kalau urusan dengan kader, merasa sama dan setara. Karenanya dia tak mengambil jarak untuk berkomunikasi.

Disinggung dorongan dirinya untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018, Musthofa meyakini jika di dunia ini tak ada sesuatu yang abadi. Yang ada adalah perubahan, dan
perubahan dikehendaki dan diinginkan adalah satu, yakni perubahan lebih baik. Perubahan yang lebih baik ini, kata dia, bukan sekadar untuk diri pribadi, namun bisa lebih baik untuk masyarakat.

"Saya sebagai kader PDIP datang ke Salatiga ini merasa bukan sebagai tamu. Kita sama-sama sebagai petugas partai dan sejajar dengan kader lain di mana pun. Termasuk saya meminta sesama kader untuk mendukung saya guna maju menjadi calon gubernur Jateng," tutur Ketua DPC PDIP Kudus ini.

Dikatakan, setelah mendaftar sebagai calon gubernur dari PDIP, ketua DPD mempersilakan para bakal calon untuk melakukan konsolidasi di wilayah. Oleh karena
itu, dirinya akan bersilaturahmi ke semua DPC PDIP di Jateng.  

Disinggung soal peluang rekomendasi dari Ketum PDIP, Musthofa mengatakan, rekomendasi akan diturunkan berdasarkan hasil survei dan bagaimana kualitas bakal
calon. Hasil survei dilihat dari bagaimana elektabilitas dan popularitasnya. Silaturahmi ini salah satu bagian dari ikhtiar.

"Rekomendasi adalah hak prerogratif dari ketua DPP PDIP Megawati. Tapi kami saya akan terus berupaya dengan mengajak para keder DPI se-Jateng untuk mendukung saya. Jadi saya optmistis mendapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju menjadi calon Gubernur Jateng," terangnya.

 

(Moch Kundori /SMNetwork /CN40 )