image

Foto: suaramerdeka.com / dok

13 September 2017 | 08:15 WIB | Suara Pantura

Plt. Wali Kota Ingin RKB Dorong Digitalisasi UMKM di Kota Tegal

TEGAL, suaramerdeka.com- Pada era yang serba digital ini, persaingan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) semakin kompetitif. Para pelaku UMKM dituntut untuk semakin kompetitf dan inovatif dalam mengembangkan produk dan usahanya. Karena itu, pemerintah melalui Kementrian BUMN menunjuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk menyediakan wadah bagi para pelaku UMKM dengan menghadirkan Rumah Kreatif BUMN.

Salah satunya adalah di Kota Tegal, BNI mengajak mitra-mitra binaannya yang tergolong usaha kecil menengah untuk terlibat aktif di Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (RKB) di Kota Tegal, Jawa Tengah. Ini merupakan salah satu dari RKB yang dibangun oleh BNI di berbagai lokasi di Indonesia pada tahun 2017.

Peresmian RKB Tegal ini dilaksanakan di Jalan Mayjend. Sutoyo No 50, Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (12/9) yang dilakukan oleh Plt. Wali Jota Tegal Drs. H.M Nursholeh M.M.Pd yang ditandai dengan prosesi penandatangan prasasti yang disaksikan CEO BNI Kanwil Semarang, Eben Eser Nainggolan.  Peresmian ini juga disaksikan oleh para pelaku UMKM dan Industri Kreatif Kota Tegal serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal Endang Nursholeh dan  jajaran Forkopimda Kota Tegal.

Berbagai produk UMKM tersedia di RKB BNI Kota Tegal, mulai dari produk lokal berupa telor asin, hasil olahan ikan, makanan kecil, kerajinan sepatu dari kulit ikan, souvenir dan produk-produk industri rumahan lainnya disusun rapi di stan-stan untuk menarik minat konsumen.

Dalam sambutannya, Nursholeh mengatakan, rumah kreatif BNI  ini diharapkan dapat berperan sebagai pusat data dan informasi, serta sebagai pusat edukasi pengembangan dan digitalisasi UMKM di Kota Tegal sebagai tuntutan kemajuan zaman. Dengan demikian produk – produk unggulan yang ada menjadi lebih luas pemasarannya. “Saya berharap rumah kreatif BUMN ini, dapat menjadi wadah untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi ukm, serta mewujudkan digital ekonomi di Kota Tegal, sebagai kelanjutan peresmian rumah kreatif BUMN,”,ucapnya.

Rumah Pelatihan

Nursholeh juga mengatakan dengan adanya rumah kreatif ini harapanya menjadi rumah pelatihan bagi ukm dan ekonomi kerakyatan. “Areal ini harapannya menjadi pusat bagi kegiatan masyarakat, termasuk juga promosi – promosi secara online yang nantinya bisa menjadi daya tarik orang-orang datang ke Kota Tegal,” tandasnya.

sementara itu CEO BNI Kanwil Semarang Eben Eser Nainggolan mengungkapkan, RKB merupakan wadah bagi BUMN-BUMN untuk berkolaborasi dalam membentuk digital economy ecosystem melalui pembinaan UMKM. “Melalui RKB ini diharapkan akan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM dalam mengembangkan peluang usaha yang mereka miliki melalui pasar digital atau e-commerce”,ucsp Eben. Selain itu ditambahkan Eben, RKB dibangun sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UMKM. “Kami juga sangat berharap hal ini dapat memberikan sinergi positif, baik untuk BNI maupun UMKM dan industri kreatif yang ada di Kota Tegal,” imbuhnya.

Mitra UMKM BNI di Tegal yang telah tergabung ke e-commerce mencapai 67 mitra. Selain mendapatkan pembinaan, UMKM juga akan memperoleh manfaat berupa training registrasi dan penggunaan salah satu situs belanja terkemuka saat ini, yaitu Blanja.com. UMKM juga mendapatkan kemudahan dalam melayani konsumennya dalam hal pembayaran di Blanja.com, karena BNI dan bank-bank HIMBARA telah menyiapkan sistemnya.

Pada kesempatan tersebut, BNI juga menyalurkan pembiayaan modal usaha kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM sektor pengolahan ikan di Kota Tegal. BNI berkomitmen penuh untuk mendukung pembiayaan kepada para pelaku usaha kecil dalam penambahan modal usaha dan memberikan kemudahan dalam mengakses layanan transaksi keuangan. Dalam tiga tahun terakhir, BNI Kanwil Semarang telah menyalurkan kredit KUR sebesar Rp. 1,7 Triliun kepada 7.909 debitur. BNI berkomitmen untuk terus menyalurkan KUR pada sektor produktif kepada para pelaku usaha.

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )