image

Mahasiswa Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang memberikan materi tentang kasus KDRT kepada anggota PKK Kelurahan Bendan Ngisor Semarang, Jumat (13/10) (Foto suaramerdeka.com /dokumentasi)

13 Oktober 2017 | 20:00 WIB | Semarang Metro

Penyuluhan Hukum Kasus KDRT di Kelurahan Bendan Ngisor

SEMARANG, suaramerdeka.com- Anggota PKK Kelurahan Bendan Ngisor Semarang mendapatkan penyuluhan hukum mengenai kasus KDRT yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Univesitas Stikubank (Unisbank) di balai Kelurahan Bendan Ngisor, Jumat (13/10).

Penyuluhan dengan tema KDRT dilakukan karena kasus KDRT seringkali terjadi dalam kehidupan masyarakat, namun jarang sekali terungkap dan tidak sampai pada proses hukum.

Karman Sastro Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Unisbank Semarang sekaligus mentor mahasiswa menjelaskan penyuluhan ini sekaligus sebagai bahan pembelajaran mahasiswa dan bisa melihat langsung  kasus nyata yang muncul dan dialami oleh masyarakat.

Ke depannya lanjut Karman, Fakultas Hukum Unisbank Semarang akan  menyiapkan perjanjian kerjasaman dengan pihak kelurahan Bendan Ngisor Semarang yang nantinya kelurahan ini dapat dijadikan sebagai salah satu tempat penyelenggaraan program klinik hukum.

Pipit Fahri Mahasiswa hukum semester 7 yang tampil sebagai pemateri menuturkan, program pendidikan hukum ini mampu meningkatkan kepercayaan diri tampil dan bicara didepan publik karena dipaksa untuk belajar mengetahui apa saja hak korban KDRT termasuk, mekanisme pelaporan di kepolisian.

"Kadang mahasiswa malas untuk belajar, dengan klinik hukum ini kita secara terus menerus dipaksa dan terpacu untuk belajar lebih baik lagi. Kedepan program ini harus terus dilakukan karena bermanfaat bagi mahasiswa dan juga bermanfaat bagi masyarakat," katanya. 

 

(Cun Cahya /SMNetwork /CN19 )