image

TINJAU PEMERIKSAAN: Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan Endang Budi Karya (dua dari kanan) saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di Balai Mas Pardi, PIP Jl Singosari, Semarang. (suaramerdeka.com/Arie Widiarto)

13 Oktober 2017 | 17:17 WIB | Semarang Metro

Penting, Pemeriksaan Dini Kanker Serviks

SEMARANG,suaramerdeka.com- Bertepatan bulan Peduli Kanker Payudara Internasional, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dan payudara di Balai Mas Pardi Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Jl Singosari 2A Semarang, kemarin. Kegiatan diikuti oleh 258 orang peserta terdiri dari Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dibawah UPT Kementerian Perhubungan, karyawati PIP Semarang, Taruni dan Perwira Siswi PIP Semarang, serta warga kelurahan Wonodri, Pleburan dan Peterongan, Semarang Selatan.

Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan dan Ibu Asuh Taruna-Taruni Kementerian Perhubungan Endang Budi Karya menjelaskan dalam bulan Oktober ini, semua instansi Kementerian diharapkan melaksanakan IVA test (Deteksi Dini Kanker Leher Rahim) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis). Hal ini dikarenakan kanker serviks dan kanker payudara merupakan kanker yang sangat mematikan.

"Bahkan menurut catatan WHO, sebanyak 13 persen dari kematian penderita kanker di seluruh dunia setiap tahunnya disebabkan oleh kanker serviks dan kanker payudara," jelasnya di sela-sela kegiatan.

Padahal, lanjut dia, apabila diketahui sejak dini penyakit tersebut dapat disembuhkan. Oleh karena itu, sangat penting dilakukan deteksi dini untuk kedua jenis kanker tersebut.

"Diharapkan dari kegiatan ini kesadaran  masyarakat  akan bahaya kanker serviks dan payudara meningkat. Selain itu, pengetahuan masyarakat  tentang pentingnya pemeriksaan kanker serviks dan payudara sejak dini semakin meningkat," jelasnya.

(Arie Widiarto /SMNetwork /CN38 )