image

Foto: suaramerdeka.com/dok

13 Oktober 2017 | 15:41 WIB | Nasional

Wakil Ketua BPK: Pengawas Internal Harus Bangun Kualitas

JAKARTA,suaramerdeka.com- Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar menghadiri Sekaligus menjadi pembicara dalam Konferensi Nasional The Institute Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia) di Bandung, Jumat (13/10). IIA merupakan organisasi profesi yang memayungi profesi auditor internal di seluruh dunia, dan IIA Indonesia didirikan untuk kemajuan dan pengembangan profesi auditor internal di Indonesia dan merupakan wadah dari asosiasi profesi auditor internal di Indonesia.

Wakil Ketua BPK dalam paparannya dihadapan sekitar 500 peserta mengatakan pengawas internal dan eksternal harus dapat duduk bersama dalam rangka membangun kualitas manajemen untuk mencapai tujuan bernegara.

BPK memiliki Inspektur Utama (Itama) yang bertugas mengaudit seluruh proses bisnis di BPK. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya dalam sistem quality control di BPK ternayata masih ada celah yang masih bisa diterobos.

"Hal ini merupakan tekanan tapi di lain sisi merupakan kesempatan di dalam untuk perbaikan kedepannya," ujarnya

Menurut Bahrullah, BPK telah membangun sistem pengendalian intern yang baik dengan mengadopsi best practices internasional. Kalau dalam pelaksanaannya masih ada kekurangan artinya itu adalah perjuangan yang masih harus dicapai," tuturnya.

Dikatakannya dalam mengaudit keuangan pemerintah atau lembaga, BPK berencana mengundang presiden dalam entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat untuk dapat menyampaikan bahwa jangan coba-coba menyuap auditor BPK,"kata Wakil Ketua.

"Ada di lima wilayah di Yogyakarta, Auditor BPK ditawarin minum saja tidak diterima. BPK punya kode etik kehormatan," tegasnya

Bahrullah menambahkan 90% KPK itu bersumber dari BPK. Namun undang-undang menyatakan BPK tidak boleh banyak bicara," pungkasnya

(Budi Nugraha /SMNetwork /CN38 )