image

Foto: tirto

13 Oktober 2017 | 13:15 WIB | Nasional

Buntut Perusakan Kantor Mendagri, Sebelas Ditahan dan Empat Bebas 

JAKARTA, suaramerdeka.com –Sebanyak empat dari 15 pelaku penyerangan dan perusakan Kantor Menteri Dalam Negeri di Gambir, Jakarta Pusat dibebaskan Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, keempatnya dibebaskan Kamis (12/10) malam.

Salah satu dari empat penyerang yang dibebaskan wanita bernama Wati Kagoya, berstatus sebagai koordinator massa dari Barisan Merah Putih Papua. 

Mereka dibebaskan karena tidak terbukti terlibat perusakan dan hanya berstatus sebagai saksi. "Saksi dan sudah kita pulangkan," kata Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (13/10). 

Sementara, sebelas pelaku lainnya telah berstatus tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Meski berstatus tersangka, tapi dalam pemeriksaan tidak ditemukan fakta bahwa penyerangan dan perusakan itu telah direncanakan atau ditunggangi pihak tertentu.

"Tadi malam jam 22.00, terhitung tanggal 12 Oktober kita lakukan penahanan. Penahanan untuk 20 hari ke depan," katanya.

Penyerangan dan perusakan di Kantor Kemendagri terjadi pada Rabu sore, 11 Oktober 2017. Massa yang jumlahnya puluhan orang menyerang masuk ke dalam kantor dan merusak fasilitas yang ada. Tiga orang termasuk seorang wartawan terluka akibat penyerangan itu. Diduga penyerangan ini terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Tolikara.

(VVN /CN33 )