image

Wartawan media cetak dan elektronik memberikan Undang-undang Pers ke Kapolres Wonosobo, Jumat (13/10). (suaramerdeka.com/ Edy Purnomo) 

13 Oktober 2017 | 11:13 WIB | Suara Kedu

Sambangi Mapolres Wonosobo, Wartawan Beri Kado Undang-undang Pers

WONOSOBO, suaramerdeka.com -Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Wonosobo menyambangi mapolres, Jumat (13/10) siang memberikan buku Undang-undang Pers dan Buku Jurnalistik karya Amir Mahcmud NS. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas kekerasan terhadap wartawan Banyumas yang terjadi belum lama ini.

Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan mengaku kaget kedatangan wartawan yang tak terencana ke ruangan kerjanya. Menurutnya aksi teman-teman media di Wonosobo sangat positif karena sangat soft di tengah sejumlah aksi orasi massa di lapangan."Kami mengapresiasi teman-teman media di Wonosobo yang menyampaikan Undang-undang Pers untuk pendalaman semua anggota Polri," katanya.

Kapolres mengatakan pihaknya mendukung penuh kinerja wartawan dari ancaman kekerasan dan siap menjalankan Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dia menyampaikan hubungan media dan Polri sudah terbangun secara sinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas dan mengawal pembangunan daerah.

Ketua PWI Kabupaten Wonosobo Edy Purnomo mengatakan aksi solidaritas dengan memberikan kado Undang-undang Pers kepada kapolres sangat penting untuk disosialisasikan kepada anggotanya agar menerapkan dalam tugas sehari-hari. "Solidaritas ini kami lakukan untuk teman-teman media supaya terlindungi dalam menjalankan tugas," ungkapnya.

Perwakilan media cetak dan elektronik diterima Kapolres dengan didampingi jajaran Bagian Humas Polres. Selain berikan kado Undang-undang Pers juga diskusi seputar isu-isu aktual yang terjadi di Wonosobo.

(Edy Purnomo /SMNetwork /CN33 )