image

Foto: merdeka

13 Oktober 2017 | 09:57 WIB | Nasional

Ganjar Pranowo Bersaksi di Persidangan E-KTP

JAKARTA, suaramerdeka.com- Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk hadir sebagai saksi dalam sidang perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP. Kali ini, Ganjar akan bersaksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Kuasa Hukum Andi Narogong Samsul Huda saat dikonfirmasi, Jumat (13/10), mengatakan, "Saksi AA Jumat ini, Ganjar Pranowo." 

Ganjar seharusnya bersaksi pada Senin (9/10) lalu. Namun, mantan anggota Komisi II DPR itu tak hadir karena harus ikuti kegiatan kenegaraan. 

Ganjar juga pernah bersaksi pada sidang dua terdakwa sebelumnya, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, pada Kamis, 30 Maret 2017. Saat itu, dia mengaku diminta Ketua DPR Setya Novanto untuk tidak "galak-galak" terhadap proyek e-KTP.

Namun, hal tersebut dibantah Novanto yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang yang sama, beberapa hari kemudian.

Selain Ganjar, Jaksa KPK juga memanggil kakak terdakwa Andi Narogong, Dedi Priyono, pengusaha Onny Hendro Adhiaksono dan Sandra.

Dalam perkara ini, Andi Narogong didakwa melakukan korupsi proyek e-KTP dengan memperkaya sejumlah pihak. Sementara, nama Ganjar pertama muncul dalam dakwaan Irman dan Sugiharto yang disusun jaksa, yakni menerima dana 520 ribu dolar AS terkait e-KTP. Namun, Ganjar berkali-kali membantah pernah terima uang itu.

(VVN /CN33 )