image

SAMPAIKAN SAMBUTAN: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyampaikan sambutan di hadapan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kebumen, Senin (12/10). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

12 Oktober 2017 | 20:14 WIB | Pilkada Serentak

Galang Dukungan, Sigit Sambangi PDIP Kebumen

KEBUMEN,suaramerdeka.com- Wali Kota Magelang yang juga menjadi salah satu kandidat Wakil Gubernur Jateng dari PDI Perjuangan melanjutkan safarinya untuk menggalang dukungan. Dalam kunjungan ketiganya, Sigit menggelar silaturahmi dengan jajaran DPC PDIP Kebumen, Kamis (12/10).

Pada kesempatan itu, Sigit didampingi Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina yang juga kader PDIP, Ketua DPC PDIP Kota Magelang Budi Prayitno, Fraksi PDIP DPRD Kota Magelang, dan para kader serta pengurus lainnya. Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Kebumen itu dihadiri Ketua DPC PDIP Kebumen Cipto Waluyo, Sekjen Bambang Tri Saktiono, jajaran pengurus DPC, 26 PAC di Kebumen.

Dalam kesempatan itu, Sigit siap "dijewer" jika sampai melupakan Kebumen. "Seandainya dapat (rekomendasi) tentu saya tidak akan lupa dengan Kebumen. Kalau lupa, saya siap dijewer Pak Ketua (Ketua DPC PDIP Kebumen, Cipto Waluyo)," kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa sebenarnya Kebumen punya potensi yang sangat besar. Ada gunung, hutan, sawah, sampai lautan. Potensi genteng Soka yang sampai tingkat ekspor. Sebenarnya sangat besar, tapi perlu dikembangkan, dipoles, tingkatkan iklim investasi, dan lainnya. "Intinya, bagaimana caranya supaya potensi-potensi ini mampu menyejahterakan masyarakat, itu esensinya," katanya.

Sigit mengapresiasi para kader dan pengurus DPC PDIP Kebumen karena bisa hadir menyambutnya. Padahal, untuk datang ke kantor, mereka harus rela berjalan jauh. "Kebumen ada 26 kecamatan, perjalanannya luar biasa terutama yang dari kecamatan jauh-jauh itu sampai dua jam, tapi tetap datang ke sini menyambut. "Luar biasa sekali dan terima kasih," ungkap Sigit.

Dia menjelaskan kehadirannya di Kebumen semata hanya untuk silaturahmi dan membangun hubungan baik antara DPC PDIP kedua daerah. Walaupun sampai saat ini, Sigit mengaku belum tahu siapa yang akan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP dalam Pilgub 2018 mendatang.

"Tapi sebagai kader yang loyalis saya jalankan saja amanat partai. Masalah keputusan itu tergantung dari Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Tetap tegak lurus. Siapapun itu yang dapat rekomendasi harus kita dukung," tandasnya.

Pengalaman Cukup

Di hadapan ratusan kader dan pengurus DPC PDIP Kebumen, Sigit menjelaskan tentang kondisi Kota Magelang selama kepemimpinannya. Dia  mengaku memiliki pengalaman cukup panjang di birokrasi. Angka kemiskinan di Kota Sejuta Bunga itu bahkan mampu diturunkan hingga 6 persen pada periode pertama kepemimpinannya.

"Saya mengawali karir bertugas di birokrat pada tahun 1978 sampai di 2010 dan hanya berkutat di DPU saja. Sampai sekarang, kalau ditotal saya sudah 39 tahun di birokrat," ungkapnya.

Sementara itu, Windarti Agustina memuji sosok Sigit Widyonindito. Selama menjadi Walikota Magelang, dia sukses memboyong berbagai penghargaan dari tingkat provinsi, nasional, bahkan sampai internasional.

"Baru saja beliau (Sigit) mewakili delegasi Indonesia untuk bicara di markas PBB New York untuk menjelaskan bagaimana program kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Kemudian Kota Magelang juga meraih prestasi di bidang keuangan, tahun ini dapat WTP, anugerah transparansi, dan lainnya," sebutnya.

Dengan kepiawaian Sigit di bidang teknik dan penataan kota, kata Windarti, tak ayal Kota Magelang kini jadi jujukan daerah lain untuk studi banding. "Pagi ini ada kunjungan Pemkab Maluku Tengah. Sangat sering, pemerintah daerah lain berkunjung ke daerah kami untuk belajar tentang pengelolaan kota," imbuh Windarti.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kebumen, Cipto Waluyo menyampaikan, secara pribadi dia sangat cocok dengan figur Sigit Widyonindito. Hanya saja, pihaknya akan tetap tunduk terhadap ketentuan apapun dari Ketua Umum PDIP.

"Kami berdoa supaya Pak Sigit amanah. Saya pribadi menilai beliau sangat cocok. Namun untuk keputusannya kita akan tetap tegak lurus," ujarnya.

(Supriyanto /SMNetwork /CN38 )