image

Para petugas unit Damkar dari Kantor Satpol-PP Kabupaten Wonogiri, berusaha memadamkan kobaran api yang membakar gudang pabrik kayu milik Thomas Susanto. (suaramerdeka.com/ Bambang Purnomo) 

12 Oktober 2017 | 13:22 WIB | Solo Metro

Api Pembakaran Sampah Lahap Pabrik Kayu

WONOGIRI, suaramerdeka.com -Gara-gara membakar sampah, kobaran apinya kemudian meluas membakar gudang pabrik kayu. Kejadian kebakaran ini, Rabu malam (11/10), berlangsung di Dusun Gobeh RT1/RW 15, Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, Kamis (12/10) menyatakan, kebakaran gudang pabrik kayu tersebut diketahui pukul 19.00. Pemicunya, karena api pembakaran sampah yang berada di dekat gudang, berkobar tanpa terkendali karena ada tiupan angin.

Dampaknya, nyala api itu kemudian meluas dan ikut membakar gudang pabrik kayu milik Thomas Susanto (45), yang berada di dekat pembakaran sampah. Beruntung, api cepat dapat dikendalikan, sehingga tidak sampai meludeskan gudang pabrik kayu an merembet ke bangunan lain yang berada di komplek tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Wonogiri, Waluyo menyebutkan telah mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dipimpin Joko Santosa selaku Kasi Damkar Satpol-PP Kabupaten Wonogiri. Pemadaman api, dilakukan dengan memperoleh bantuan dari warga masyarakat, pamong desa dan dari pekerja pabrik kayu setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran gudang pabrik kayu tersebut. taksir kerugian materi, diprediksikan mencapai sekitar Rp 10 juta.

Menyikapi kejadian kebakaran ini, Kepala Satpol-PP Waluyo, yang mantan Kabag Humas Pemkab Wonogiri, menyerukan, agar warga masyarakat tidak membakar sampah. Karena dampaknya dapat menimbulkan musibah.

(Bambang Purnomo /SMNetwork /CN33 )