image

BATHARA KRESNA: Kereta Api Bathara Kresna tiba di Stasiun KA Wonogiri, setelah menempuh perjalanan dari Stasiun Purwosari Solo. Petugas Polsek Wonogiri Kota, Aiptu Sukisno, siap di dekat pintu mengamankan penumpang yang turun. (Foto suaramerdeka.com/Bambang Purnomo)

12 Oktober 2017 | 09:27 WIB | Solo Metro

Setia Mengamankan Penumpang Kereta Bathara Kresna

TULISANdigitalrunning texdi atas pintu gerbong CW (penumpang), memberitahukan bahwa perjalanan telah tiba di Stasiun KA Wonogiri. Bersamaan itu, peluit kereta api (KA) dibunyikan melengking nyaring dari ruang masinis.

Rangkaian dua CW KA commuter Bathara Kresna jurusan Solo-Wonogiri pun dipersilahkan memasuki rel sepur satu di Stasiun Wonogiri. Ini mempertegas pemberian isyarat kepada para penumpang, bahwa perjalanan telah sampai tujuan stasiun akhir.

Bersamaan dengan berhentinya KA Bathara Kresna di depan emplasemen Stasiun KA Wonogiri, bergegaslah Aiptu Sukisno dari Polsek Wonogiri Kota, menyongsong kedatangan para penumpang yang turun dari kereta.

''Awas hati-hati, antri bergiliran untuk turun, jangan saling berebut,'' pesan Aiptu Sukisno kepada para penumpang yang turun. Sebagai anggota Polsek Wonogiri Kota, Senin (9/10), Aiptu Sukisno, bertanggungjawab mengemban tugas untuk melakukan pengamanan di Stasiun KA Wonogiri. 

Tugas memberikan pengamanan pada obyek vital (obvit) di Kabupaten Wonogiri ini, dilakukan secara bergiliran dengan Aiptu Sularmo, yang secara bergantian bertugas memberikan pengamanan, sesuai dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan KA Bathara Kresna di Stasiun KA Wonogiri.

Kapolsek Wonogiri Kota, AKP Surono, setiap hari menugasi anggotanya untuk secara bergiliran melakukan tugas pengamanan langsung di Stasiun KA Wonogiri. Ini dilakukan sebagai kiat membackup keberadaan personel Satpamsus (Satuan Pengaman Khusus) yang menjadi inti kekuatan pengamanan di stasiun.

Dua Kali PP

Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora dan Kasubag Humas AKP Haryanto, menyatakan, tujuan menurunkan anggota Polsek Wonogiri Kota ke Stasiun KA, untuk tujuan Memelihara Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), utamanya memberikan perlindungan pengamanan bagi warga masyarakat pengguna jasa kereta api.

''Agar mereka sebagai konsumen pengguna jasa angkutan kereta api, senantiasa merasa aman dan terhindarkan dari hal-hal yang tidak diingikan, serta terjauhkan dari ancaman tindak kejahatan,'' tambah Paur Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono.

KA commuter Bathara Kresna, memiliki route perjalanan dari Stasiun Purwosari Solo-Sukoharjo-Wonogiri. Sehari melakukan pelayanan sebanyak dua kali pergi-pulang (PP), dengan jam kedatangan di Stasiun Wonogiri pagi dan siang hari. Sebagai sarana transportasi darat, banyak warga masyarakat dari golongan ekonomi menengah ke bawah yang memanfaatkannya, termasuk para pelajar dan pegawai yang melajo untuk pergi dan pulang ke sekolah dan ke tempat kerjanya masing-masing.

PT KAI memasang tarip ekonomis kepada para penumpang KA Bathara Kresna, yakni Rp 4 ribu per orang. Tata letak Stasiun KA Wonogiri yang berada di jantung keramaian Kota Wonogiri, ikut menjadi daya tarik bagi para penumpang. Karena begitu turun dari KA, mereka merasa dekat ketika akan berbelanja ke pasar atau ke pusat perniagaan.

Letak stasiun yang berdekatan dengan terminal angkot dan angkudes, memudahkan bagi penumpang KA yang ingin melanjutkan perjalanannya ke tempat tujuan akhir.

Pada hari libur, KA Bathara Kresna banyak diminati warga masyarakat Solo yang memanfaatkannya untuk berekreasi ke obyek wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri.

Sebaliknya, warga masyarakat Wonogiri meminati naik KA Bathara Kresna ketika akan berbelanja kebutuhan sandang ke pusat grossir perniagaan busana di Beteng Plasa atau ke Pasar Klewer Solo, yang letaknya berdekatan dengan Stasiun Solo Kota (Sangkrah).

(Bambang Purnomo /SMNetwork /CN19 )